Bertemu Pengurus KBIHU Sumut, Hasan Sebut TPHD Jangan Pakai Biaya Sendiri

Rabu, 23 Oktober 2024 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Akibat sejumlah Pemerintah Kabupaten (P3mkab) tidak membiayai anggota Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), membuat mereka yang seharusnya melayani jemaah haji, malah menjadi jemaah haji.

“Ini suatu yang miris sehingga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) harus menaikkan anggarannya,” kata Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara nomor Urut 2, Hasan Basri Sagala di hadapan para anggota KBIHU Sumut dan para pemilik Travel Umroh Sumut di Jalan Veteran pasar V, Helvetia, Medan, Sumatera Utara, Selasa (22/10/2024).

Hasan menyatakan kalau di Kementerian Agama sudah ada bidang KBIHU yang peran sertanya sangat dibutuhkan kementerian karena lembaga tersebut tidak bisa bergerak sendiri dalam mengelola haji tanpa bekerja sama dengan KBIHU.

“Dalam sejarah perhajian, Kementerian Agama tidak bisa jalan sendiri. Harus bermitra dengan KBIHU dan untuk itu anggaran harus dinaikkan. Apalagi TPHD itu bisa diisi oleh orang-orang KBIHU,” ujar Hasan yang berpengalaman bertugas melayani jemaah haji di Arab Saudi ini.

Menurutnya, penting adanya Undang-Undang dan regulasi di kementerian yang harus didorong oleh KBIHU agar terealisasi. “Kalau bisa kita sama-sama mendorong Undang-Undang terkait haji agar dikuatkan dan diperluas, sehingga anggaran KBIHU bisa terealisas apalagi TPHD bisa diisi oleh KBIHU,” katanya.

BACA JUGA:  Dilantik Jadi Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Ini jejak karir Dr. Maruli siahaan

Hasan menambahkan dengan regulasi yang jelas dan diperkuat dengan undang-undang maka alasan untuk mengeksekusi anggaran akan lebih mudah bagi KBIHU se Indonesia.

“Penganggaran untuk TPHD ada yang dari daerah, tapi masih ada yang tidak dianggarkan oleh Pemkabnya, sehingga petugas TPHDnya berangkat dengan dana sendiri dan akhirnya tidak melakukan tugasnya sebagai petugas TPHD yakni melayani jamaah haji,” papar Hasan.

Lebih lanjut Hasan menceritakan pertemuannya dengan Pj Gubsu, Agus Pathoni yang saat itu menjabat sebagai team monitoring haji. Dirinya meminta agar petugas TPHD tidak berangkat ke Makkah menggunakan biaya sendiri-sendiri. “Namun sampai sekarang belum terealisasi,” ungkap Hasan.

Hasan menegaskan kalau pengelolaan haji ke depannya akan sama pengelolaannya dengan umrah. Pihak swasta bakal noleh mengelola pemberangkatan haji. Untuk itu pengelolaan haji perlu bekerjasama dengan KBIHU agar tidak terdapat pelayanan yang tidak semestinya.

BACA JUGA:  Irjen Pol Rudi Darmoko: Kandidat Kapolri dengan Rekam Jejak Mentereng

“Anggaran haji naik, tapi fasilitas tak ada, pelayanan kurang sehingga yang jelek nama kementerian dan KBIHU juga,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu juga Hasan mengenalkan dirinya kepada para peserta yang mungkin belum mengenal Hasan secara lebih dekat. Hasan juga mengungkapkan kalau dirinya divideoin saat menjadi imam salat Jumat dan dishare agar orang tau kalau dirinya adalah seorang muslim.

Dalam acara yang dihadiri Ketua DPW KBIHU Sumut, Ilyas Halim, Sekretaris KBIHU Sahbinan Hasibuan, Bendahara KBIHU Aliyah Rahmayani Siregar, Ketua KBIHU Medan Sangkot Saragaih, dan peserta dari 68 KBIHU, Hasan meminta dukungannya.

“Jika diakumulasikan, ada sekitar 1 juta anggota KPBIHU. Saya mohon dukungannya agar Edy Hasan bisa menang dalamPilgub ini. Jika Edy Hasan menang, Insya Allah pengelolaan haji akan kita tingkatkan lebih baik lagi,” pungkasnya. D|Red-06|Rel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru