Pemkab Dairi Harap Geopark Silahisabungan Peroleh Green Card dari UNESCO

Jumat, 25 Juli 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Dairi Harap Geopark Silahisabungan Peroleh Green Card dari UNESCO(foto - Ist)

Pemkab Dairi Harap Geopark Silahisabungan Peroleh Green Card dari UNESCO(foto - Ist)

Medan-Mediadelegasi: Proses rangkaian kegiatan revalidasi Geopark Kaldera Toba yang dilaksanakan mulai 21 Juli 2025, 24 Juli 2025 resmi berakhir. Berakhirnya revalidasi ini ditandai dengan ramah tamah dan makan malam yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) bersama asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba Dr. Jeon Yongmun dan Prof Jose Brilha yang juga dihadiri oleh Sekda, Charles Bantjin di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman 41, Medan, Kamis (24/7/2025) malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyampaikan rasa optimis Geopark Kaldera Toba akan mendapat kartu hijau (green card).

“Mudah-mudahan optimis, kita sudah buat kegiatan dari tingkat kabupaten ke provinsi, hingga proses pengajuan ke tingkat internasional,” kata Bobby, usai menjamu.

Walau dengan progres dan persiapan yang serba cepat, bersama seluruh daerah di kawasan Danau Toba, kita berharap revalidasi ini akan menunjukkan hasil positif tentu dengan sinergi dari semua pihak, mulai dari Pemprovsu, pemerintah daerah se-kawasan Danau Toba, termasuk Kabupaten Dairi, kementerian/lembaga lainnya.

BACA JUGA:  Komunitas Relawan Bobby Nasution Berkurban

“Karena kita sepakat menjaga alam, menjaga Danau Toba ini juga menjaga kehidupan, menjaga Danau Toba ini juga menjaga adat istiadat yang sudah diwariskan, bukan hanya dari leluhur tapi menjaga apa yang sudah ditentukan Tuhan pada umat manusia,” kata Bobby.

Berdasarkan hasil pantauan assesor, Bobby menyampaikan, ada sedikit catatan seusai revalidasi. Catatan tersebut akan menjadi modal untuk menjaga Danau Toba ke depan.

“Kami berterima kasih sudah diberikan masukan, diberikan catatan pada kami, ini bukan hanya catatan untuk mendapat penilaian yang baik, tapi catatan untuk bisa menjaga alam,” kata Bobby.

Senada dengan hal tersebut, Sekda Charles Bantjin menyampaikan harapannya, Kabupaten Dairi sebagai bagian dari Geopark Kaldera Toba yakni Geosite Silahisabungan bisa turut serta ambil peran dalam mempertahankan dan mendapatkan validasi dari UNESCO.

“Sebagaimana disampaikan saat Gubsu memberikan sambutan, kita (red;daerah) sekawasan Danau Toba untuk sama-sama berada dalam satu barisan mendukung Geopark Kaldera Toba mendapat Validasi kembali dari UNESCO. Kita berharap bahwa kita akan mendapatkan hal positif (kartu hijau). Inilah komitmen kita, karena ini juga menyangkut kemaslahatan orang banyak, pariwisata dan menyangkut prestasi Sumut untuk dunia,” ” kata Sekda usai acara.

BACA JUGA:  Satpol PP Sumut Patroli Rumah Kosong Ditinggal Mudik

Sebelumnya, tim asesor UNESCO sudah melakukan kunjungan dan penelitian ke Desa Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Kamis (24/7/2025) siang yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala. Beberapa hal yang menjadi poin penting kunjungan penelitian ini diantaranya adalah penelitian dan usulan geosite baru, inventarisasi warisan alam budaya dan benda beserta keterkaitannya, visibiliti dan panel informasi, serta keaktifan sebagai anggota Global Geopark Network (GGN).

Turut hadir pada jamuan makan malam tersebut Wakil Gubernur Surya, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Togap Simangunsong, dan para kepala daerah se-kawasan Danau Toba. (SPR)D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB