Bentrokan di Perbatasan, Warga Indonesia Ditembak oleh Aparat Timor Leste

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kasus penembakan terhadap seorang warga Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU (Foto:Ist)

kasus penembakan terhadap seorang warga Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU (Foto:Ist)

Kupang-Mediadelegasi : Polres Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menyelidiki kasus penembakan terhadap seorang warga Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat

Kabupaten TTU oleh aparat keamanan Timor Leste. Kasus ini terjadi pada Senin (25/8/2025) pagi sekitar pukul 09.40 Wita di sekitar patok Provinsi 36, Co. 51L.650456. 8959699 Dusun Nino, Desa Inbate.

Awalnya, warga Dusun Nino yang berjumlah 20 orang melaksanakan kegiatan gotong royong pembukaan lahan untuk persiapan menanam jagung. Namun, ketika aktivitas mereka sedang berlangsung, datang tim pekerjaan patok batas negara dari Timor Leste yang membuat patok batas negara yang baru. Melihat itu, warga Indonesia menyuruh mereka kembali karena sudah memasuki wilayah Indonesia.

Tim pekerja patok dari negara Timor Leste kemudian melaporkan kepada pihak polisi Timor Leste. Polisi Timor Leste lalu datang dan terjadilah perdebatan sengit antara warga yang berujung penembakan. Seorang warga bernama Paulus Taeki Oki (60) ditembak di bahu bagian kanan dan dibawa ke Puskesmas Inbate untuk mendapatkan perawatan.

BACA JUGA:  Kematian Prada Lucky Namo, Dugaan Penganiayaan di Batalyon TP 834

Paulus kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu untuk penanganan lebih intensif. Saat ini, pihak kepolisian dan TNI serta otoritas terkait lainnya sedang berkoordinasi dengan pihak Timor Leste untuk menyelesaikan persoalan itu.

Camat Bikomi Nilulat, Saverianus Lake, membenarkan kejadian penembakan tersebut dan mengatakan bahwa itu terjadi karena masalah batas negara antara Kabupaten TTU dan Distrik Oekusi, Timor Leste. Warga Desa Inbate kesal karena lahan mereka dicaplok warga Timor Leste, sehingga terjadi bentrokan antara warga kedua negara.

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, juga membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa penembakan dilakukan oleh Polisi perbatasan Timor Leste (UPF). Saat ini, situasi masih dipantau oleh aparat terkait untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

BACA JUGA:  Kematian Prada Lucky Namo, Dugaan Penganiayaan di Batalyon TP 834

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang merupakan warga Desa Inbate. Mereka juga berkoordinasi dengan pihak Timor Leste untuk menyelesaikan masalah batas negara yang menjadi penyebab kejadian tersebut.

Kasus penembakan ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan aparat keamanan di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Mereka berupaya untuk menyelesaikan masalah ini dengan damai dan mencegah kejadian serupa di masa depan.D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kematian Prada Lucky Namo, Dugaan Penganiayaan di Batalyon TP 834

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 14:26 WIB

Bentrokan di Perbatasan, Warga Indonesia Ditembak oleh Aparat Timor Leste

Jumat, 8 Agustus 2025 - 14:02 WIB

Kematian Prada Lucky Namo, Dugaan Penganiayaan di Batalyon TP 834

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Operasi Antik 2026, Polsek Kualuh Hulu Ringkus Tiga Terduga Pengedar Sabu Diamankan

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:52 WIB