Kejaksaan Agung Minta Maaf Usai Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas), Rudi Margono meminta maaf usai Febrie Adriansyah tak mengenakan rompi tahanan. Foto: Ist.

Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas), Rudi Margono meminta maaf usai Febrie Adriansyah tak mengenakan rompi tahanan. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Kejaksaan Agung (Kejagung) secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, tampil tanpa mengenakan rompi pink khas tahanan saat digiring usai penetapan tersangka.

Kejadian ini memicu sorotan tajam masyarakat mengingat Febrie telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan.

Penampilan Febrie yang mengenakan pakaian biasa tanpa rompi tahanan dinilai memunculkan kesan adanya perlakuan khusus terhadap mantan pejabat tinggi di internal Korps Adhyaksa tersebut.

Menjawab polemik yang berkembang, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung, Rudi Margono, memberikan klarifikasi resmi mengenai alasan di balik tidak digunakannya rompi pink oleh tersangka.

BACA JUGA:  Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung Terborgol dan Berrompi Tahanan untuk Diperiksa

Rudi menjelaskan bahwa situasi pada saat proses penanganan dan penetapan penahanan berlangsung sangat terburu-buru karena pemeriksaan penyidikan baru selesai hingga larut malam.

“Kalau masalah rompi tadi mohon maaf karena buru-buru juga sudah malam,” ujar Rudi dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/07/2026).

Kondisi ini memicu perbandingan publik karena bertolak belakang dengan perlakuan terhadap tersangka lain dalam berkas perkara yang sama, yakni Don Ritto, yang diperiksa pada hari bersamaan.

Saat keluar dari ruang pemeriksaan penyidik, Don Ritto terlihat jelas mengenakan rompi tahanan berwarna pink lengkap dengan pengawalan ketat petugas Kejaksaan Agung.

Padahal, setelah pemeriksaan usai, Febrie Adriansyah dan Don Ritto sama-sama langsung dibawa keluar menggunakan mobil tahanan, meski ditempatkan di dalam dua kendaraan yang terpisah.

BACA JUGA:  Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah oleh TNI: Dinyatakan Atas Permintaan Kejagung, Terpisah dari Penggeledahan Polri

Mengenai lokasi penahanan, Kejagung memutuskan untuk menempatkan Febrie Adriansyah di Rumah Tahanan (Rutan) KPK Cabang Jakarta Timur yang berlokasi di Gedung Merah Putih.

Kejagung mengungkapkan bahwa penempatan penahanan di Rutan KPK tersebut didasarkan pada pertimbangan analisis keamanan yang sangat ketat dan objektif.

Hal ini mengingat rekam jejak Febrie yang sebelumnya pernah memimpin dan menangani berbagai pengungkapan kasus dugaan korupsi berskala megaskandal di Tanah Air.

Langkah transparansi ini diharapkan dapat menjawab spekulasi publik, sembari memastikan proses penegakan hukum atas dugaan TPPU tersebut tetap berjalan akuntabel dan profesional. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah
Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar
Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi
Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat
Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat
KPK Tetapkan Dedi Congor Tersangka Baru Suap Bea Cukai, Kasus Cukai Djarum Disorot
Putusan MA soal Gibran Picu Desakan DPR Tinjau Syarat Wakil Presiden
Kasus Suap ATR/BPN: KPK Periksa Dirut PT Kencana Jaya Property Terkait Lahan Bogor
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:12 WIB

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah

Selasa, 3 November 2026 - 16:26 WIB

Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar

Selasa, 3 November 2026 - 14:16 WIB

Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat

Berita Terbaru

Pengurus BWI Perwakilan Deli Serdang  Periode 2026-2029 usai dilantik Bupati Deli Serdang, Senin (2/11). Foto: dok-bwi-ds

Kabupaten Deli Serdang

BWI Deli Serdang Didorong Kembangkan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:26 WIB