Toba-Mediadelegasi: Tim medis melakukan penanganan kesehatan terhadap 95 siswa yang menjadi korban gejala keracunan diduga setelah menyantap menu sajian Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Total 95 kasus (orang),” kata Kadis Kesehatan Kabupaten Toba Freddi Seventry Sibarani, Rabu (15/10).
Siswa SD, SMP dan SMK yang mengalami gejala keracunan itu merasakan pusing, mual, muntah, dan sesak napas setelah menyantap menu MBG yang dibagikan di sekolah.
Kondisi para korban sekarang, lanjutnya, sudah stabil dan bahkan sebagian sudah dipulangkan.
Ia menjelaskan, sebanyak 39 orang di Puskesmas Laguboti, dengan rincian 35 orang sudah pulang dan 4 orang masih diobservasi.
Sementara di RS HKBP 24 orang dengan rincian 9 orang pulang dan 15 dirawat.
Sedangkan di RSUD Porsea 32 orang dengan rincian 21 orang pulang dan 12 orang dirawat.
Ditambahkannya, biaya perawatan korban disebut menjadi tanggung jawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Bagi siswa yang memiliki BPJS, maka akan dibiayai oleh BPJS.
“Disepakati pembiayaan dibebankan kepada pemilik dapur SPPG dan dapat di sandingkan jika korban memiliki BPJS maka pembiayaan lewat BPJS,” ujarnya.
Petugas Dinas Kesehatan Toba juga melakukan pengecekan ke rumah siswa yang sudah diperbolehkan pulang.
Hal itu dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi korban keracunan itu.
Sebagai informasi, sejumlah siswa SD, SMP dan SMK di Laguboti dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, pusing, mulas,nyeri ulu hati dan sesak, setelah menerima MBG dari SPPG Pardomuan Nauli Laguboti,” ucapnya.
Siswa itu kemudian mendatangi Puskesmas Laguboti dan kemudian mereka dirujuk ke RS HKBP dan RSUD Porsea.
Pascakejadian tersebut, Dinas Kesehatan Toba berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil sampel MGB untuk diuji.
Menu MBG yang disajikan berupa ikan mujahir asam manis, tempe, sayur pokcoy, buah semangka.
Dari temuan awal, buah semangka yang disajikan agak berlendir.
“Dari laporan tim yang mengambil sampel makanan diduga buah semangka agak berlendir,” ujar Kadis Kesehatan Kabupaten Toba Freddi Seventry Sibarani. D|red












