Presiden Prabowo Ajak Semua Pihak Hormati Jokowi: Beliau Berjasa untuk Indonesia

Kamis, 6 November 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo ajak hormati jasa pemimpin, termasuk Jokowi, di peresmian pabrik Lotte. Foto: Ist.

Prabowo ajak hormati jasa pemimpin, termasuk Jokowi, di peresmian pabrik Lotte. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto mengajak semua pihak untuk menghormati pemimpin dan para pendahulu yang telah berjasa untuk Indonesia, tidak terkecuali kepada Presiden Ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi.

Hal itu disampaikannya saat peresmian pabrik petrokimia PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025).

“Kemarin saya juga mengundang atau saya minta diundang Presiden Joko Widodo, Presiden Ke-7 RI, karena bagaimanapun ini salah satu prestasi beliau. Ini dimulai di zaman beliau dan juga hasil kesepakatan, hasil lobi beliau dengan pimpinan Korea Selatan, jadi sepantasnya beliau ke sini,” tutur Prabowo.

Prabowo mengungkapkan bahwa Jokowi sempat menelepon dirinya untuk meminta maaf lantaran tidak bisa hadir dalam peresmian tersebut.

Meski Jokowi tidak dapat hadir, Prabowo mengingatkan untuk tetap mengingat jasa-jasa dari mantan Wali Kota Solo itu.

BACA JUGA:  DPR Sahkan APBN 2027 Senilai Rp4.106 Triliun, Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

“Bagaimanapun saya ingatkan generasi penerus, saya ingatkan masyarakat Indonesia, marilah kita pandai-pandai menghormati jasa-jasa semua tokoh, jasa-jasa semua pemimpin,” jelas Prabowo.

Prabowo mengakui bahwa para pemimpin hanyalah manusia biasa yang tidak sempurna.

Namun, ia meyakini bahwa nurani semua pihak pasti dapat mengakui prestasi dan keberhasilan yang telah diraih, meski dibayangi berbagai hal yang dinilai sebagai kekurangan.

“Pemimpin pasti ada kekurangan, tetapi pada esensinya marilah kita punya rasa keadilan di hati kita, marilah kita menjadi manusia yang jernih, marilah kita menghormati orang tua, menghormati semua yang berjasa, tradisi kita, budaya kita, bangsa kita,” kata Prabowo.

Prabowo kemudian mengutip filosofi Jawa, “mikul dhuwur mendem jero,” yang bermakna menjunjung tinggi kebaikan serta memendam dalam-dalam segala kekurangan.

Artinya, sudah sepatutnya semua pihak menjunjung tinggi kebaikan dan kehormatan orang lain, terutama orang tua dan leluhur, sambil mengubur dalam-dalam aib dan kesalahannya.

BACA JUGA:  Lima Fitur Penting Penjaga Keamanan Dompet Digital

“Kepada keluarga kita. Hal yang baik kita angkat setinggi-tingginya, kalau ada kekurangan ya kita pendam, kita perbaiki, tetapi janganlah kita teruskan budaya hujat menghujat, ejek mengejek, kita harus kerja keras,” Prabowo menandaskan.

Sebelumnya, Prabowo Subianto juga membantah isu bahwa dirinya takut dengan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi.

Prabowo menegaskan bahwa hubungannya dengan Jokowi bukan atas dasar takut, melainkan persahabatan.

“Pak Jokowi itu ndak pernah nitip apa-apa sama saya, saya harus katakan sebenarnya. Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi, enggak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau? Aku hopeng sama beliau, kok takut,” tutur Prabowo. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengerahan Pasukan TNI Jumlah Besar ke Jakarta, Kapuspen: Tugas Negara dan Siaga Menjaga NKRI
Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah
Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar
Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi
Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat
Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat
KPK Tetapkan Dedi Congor Tersangka Baru Suap Bea Cukai, Kasus Cukai Djarum Disorot
Putusan MA soal Gibran Picu Desakan DPR Tinjau Syarat Wakil Presiden
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:12 WIB

Pengerahan Pasukan TNI Jumlah Besar ke Jakarta, Kapuspen: Tugas Negara dan Siaga Menjaga NKRI

Selasa, 3 November 2026 - 17:12 WIB

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah

Selasa, 3 November 2026 - 16:26 WIB

Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar

Selasa, 3 November 2026 - 14:16 WIB

Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat

Berita Terbaru