Presiden Prabowo: Mark Up Anggaran Sama dengan Mencuri

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memperingatkan para pejabat tidak melakukan mark up atau penggelembungan anggaran. Foto: Ist.

Presiden Prabowo Subianto memperingatkan para pejabat tidak melakukan mark up atau penggelembungan anggaran. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh pejabat negara untuk tidak melakukan mark up atau penggelembungan anggaran. Menurutnya, tindakan tersebut sama saja dengan mencuri uang rakyat.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir praktik korupsi dalam bentuk apapun.

“Jangan mark up gila-gilaan. Mark up gila-gilaan sama dengan mencuri saudara-saudara sekalian, sama mencuri! Jangan karena pakaian bagus, pintar ngarang-ngarang di kertas, mau ngakalin pemerintah, ngakalin rakyat,” tegas Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia mampu menghilangkan kemiskinan. Namun, ia menekankan bahwa hal ini hanya bisa terwujud jika pemerintah mampu menghentikan penyelewengan, penyelundupan, dan memberantas korupsi.

BACA JUGA:  Prabowo Protes Istilah "Uang Lelah" : Tentara Tidak Boleh Lelah

“Saya bertekad, kita mampu menghilangkan kemiskinan. Kita mampu, saya sangat yakin,” ucap Prabowo.

Ia menjelaskan bahwa kemiskinan akan hilang jika pemerintah bertindak tegas terhadap segala bentuk kecurangan dan penipuan. Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memberantas praktik-praktik yang merugikan negara dan rakyat.

“Kita harus berhenti, hentikan penyelundupan, hentikan penyelewengan, hentikan korupsi, hentikan segala bentuk tipu-menipu! Sudah lama kita jadi orang Indonesia, ya kan?” ujar Prabowo.

Pernyataan Presiden Prabowo ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Diharapkan, dengan adanya ketegasan ini, praktik korupsi dapat ditekan dan anggaran negara dapat digunakan secara efektif untuk kesejahteraan rakyat. D|Red.

BACA JUGA:  Sopir Taksi Pemicu Kecelakaan Bekasi Timur Diamankan Polisi, Diduga Mogok di Rel

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Akan Luncurkan BBM B50, Langkah Strategis Percepat Transisi Energi
Regenerasi Korupsi di Langkat: Syah Afandin Ikuti Jejak Pendahulu, KPK Sebut Masalah Kesadaran Pribadi
KPK Ungkap Asal Uang di Amplop Bupati Kuansing: Hasil Kumpulan Dana dari KUD
KPK Tegas: Menhut Raja Juli Antoni Dianggap Kurang Taat Aturan Terkait Amplop dari Bupati Kuansing
Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Perluas Kesempatan Kerja, Menaker Ajak Perusahaan KEK Mandalika Gunakan MagangHub
OTT KPK Jerat Bupati Langkat: Dugaan Suap dan Gratifikasi Capai Rp4,3 Miliar
OTT KPK di Sumut: Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap, Uang Ratusan Juta Diduga Biaya Proyek
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:36 WIB

Presiden Prabowo Akan Luncurkan BBM B50, Langkah Strategis Percepat Transisi Energi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:47 WIB

Regenerasi Korupsi di Langkat: Syah Afandin Ikuti Jejak Pendahulu, KPK Sebut Masalah Kesadaran Pribadi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:29 WIB

KPK Ungkap Asal Uang di Amplop Bupati Kuansing: Hasil Kumpulan Dana dari KUD

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:35 WIB

KPK Tegas: Menhut Raja Juli Antoni Dianggap Kurang Taat Aturan Terkait Amplop dari Bupati Kuansing

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:43 WIB

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km

Berita Terbaru