Aceh Terima Uluran Tangan dari Malaysia untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf saat menerima bantuan kemanusiaan dari warga Malaysia  (Foto:Ist)

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf saat menerima bantuan kemanusiaan dari warga Malaysia (Foto:Ist)

Aceh-Mediadelegasi : Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menerima bantuan kemanusiaan dari warga Malaysia sebagai bentuk solidaritas terhadap korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Kabupaten Aceh Utara pada hari Minggu.

Mualem menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Malaysia atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih banyak kepada saudara kita yang ada di Malaysia. Kami menerimanya dengan lapang dada, apa saja yang diberikan,” ujarnya dengan penuh haru.

Bantuan yang diberikan berupa sandang dan pangan, yang merupakan kebutuhan mendesak bagi para korban bencana. Bantuan ini disalurkan melalui Majlis Ugama Islam dan Adat Resam Melayu Pahang serta Dewan Perniagaan Malaysia-Aceh, sebagai wujud kepedulian masyarakat Malaysia terhadap musibah yang menimpa rakyat Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, ini sangat membantu dan meringankan saudara-saudara kita yang terkena musibah,” kata Mualem, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang telah tiba. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dan membantu mereka untuk bangkit kembali.

BACA JUGA:  Perketat Prokes, Saf Salat Masjid Agung Langsa Dibatasi Tanda X

Ketua Dewan Perniagaan Malaysia–Aceh, Yazid bin Usman, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan ini merupakan panggilan kemanusiaan yang tidak bisa diabaikan. “Kami membuka pintu hati rakyat Malaysia, segeralah datang dan perbanyaklah bantuan kepada saudara kita di Aceh,” ungkapnya dengan semangat.

Yazid menambahkan bahwa membantu sesama yang sedang kesulitan adalah bagian dari ajaran agama. “Orang mukmin itu bersaudara. Inilah masanya kita mendapat pahala dan membuat kebajikan,” katanya, mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini.

Bantuan dari berbagai pihak di Malaysia telah beberapa kali diberikan kepada Aceh selama dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor. Hal ini menunjukkan betapa eratnya hubungan persaudaraan antara masyarakat Aceh dan Malaysia.

Sebelumnya, Gubernur Aceh juga telah menerima bantuan dari relawan BSR (Blue Sky Rescue) Malaysia, berupa obat-obatan, pakaian, dan coklat untuk anak-anak. Bahkan, tim relawan juga mengirimkan dokter dan perawat untuk membantu penanganan medis di lokasi bencana.

BACA JUGA:  Resmikan RITN RSUD Langsa, Marzuki Hamid: Difungsikan untuk Pasien Covid-19

Istri Gubernur Aceh, Marlina Usman, juga turut menerima bantuan dari Yayasan Nurjiwa, berupa tiga truk berisi berbagai kebutuhan pokok. Bantuan ini sangat berarti bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Bantuan yang terus mengalir dari Malaysia ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan kepedulian tidak mengenal batas negara. Masyarakat Aceh sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh saudara-saudara mereka di Malaysia.

Pemerintah Aceh akan memastikan bahwa seluruh bantuan yang diterima akan disalurkan secara tepat sasaran kepada para korban yang membutuhkan. Distribusi bantuan akan dilakukan dengan cepat dan efisien, agar dapat segera meringankan beban para korban.

Musibah banjir bandang dan tanah longsor ini menjadi ujian berat bagi masyarakat Aceh. Namun, dengan adanya dukungan dan bantuan dari berbagai pihak, termasuk dari Malaysia, diharapkan Aceh dapat segera bangkit kembali dan membangun kehidupan yang lebih baik.D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem Perpanjang Status Darurat Aceh Hingga Januari
Gelembung Gas Ditemukan Pasca Banjir Nagan Raya
Jusuf Kalla: Pengibaran Bendera GAM Hanyalah Luapan Emosional, Seorang Pria Diduga Provokator Diamankan
Jaksa Agung: 27 Perusahaan Diduga Kontribusi Banjir Bandang Sumatera Akibat Alih Fungsi Lahan
28 Persen Sentimen Negatif Terkait Banjir Sumatera-Aceh, DIR: Berpotensi Jadi Krisis Kepercayaan
Kolaborasi TNI-Komdigi Pulihkan Infrastruktur Komunikasi di Aceh
Fokus Trauma Healing Anak-Anak, BNI Salurkan Bantuan Tanggap Darurat di Aceh
Menteri Kebudayaan: Puluhan Cagar Budaya Terdampak Bencana di Sumatera

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:05 WIB

Mualem Perpanjang Status Darurat Aceh Hingga Januari

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:33 WIB

Gelembung Gas Ditemukan Pasca Banjir Nagan Raya

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:54 WIB

Jusuf Kalla: Pengibaran Bendera GAM Hanyalah Luapan Emosional, Seorang Pria Diduga Provokator Diamankan

Senin, 29 Desember 2025 - 11:20 WIB

Aceh Terima Uluran Tangan dari Malaysia untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor

Jumat, 26 Desember 2025 - 15:41 WIB

Jaksa Agung: 27 Perusahaan Diduga Kontribusi Banjir Bandang Sumatera Akibat Alih Fungsi Lahan

Berita Terbaru