Medan-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyambut tahun baru 2026 dengan cara yang sederhana namun penuh makna. Mereka memilih menghabiskan malam pergantian tahun bersama para pengungsi di Posko Darurat Bencana Desa Batuhula, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Tidak ada kembang api, hitung mundur, atau pesta besar. Suasana di posko pengungsi terasa hangat dan penuh harapan. Anak-anak tampak tersenyum menyaksikan film dan tayangan hiburan sederhana yang diputar khusus untuk mereka.
Gubernur Bobby Nasution mengatakan bahwa upaya memitigasi dan merehabilitasi dengan membangun hunian bagi para korban terdampak bencana masih terus berlangsung. “Kali ini kita ingin menghibur mereka agar sedihnya sedikit berkurang,” ujar Bobby.
Presiden Prabowo Subianto memberikan penguatan moral kepada warga agar tetap tabah dan bersatu menghadapi cobaan. “Kita harus kuat dan tegar menghadapi musibah ini, dan terus bergotong royong,” ucap Presiden.
Presiden memastikan seluruh jajaran pemerintah bekerja siang dan malam menangani dampak bencana. Ia mencontohkan pembangunan jembatan darurat yang mampu diselesaikan hanya dalam 10 hari, jauh lebih cepat dari waktu normal.
Menjelang pergantian tahun, Presiden mengajak warga menyongsong 2026 dengan optimisme. Ia juga menegaskan komitmen menjaga alam dan menindak tegas pihak-pihak yang merusaknya agar musibah serupa tidak terulang.






