Deli serdang – Mediadelegasi: Keluhan masyarakat terkait kualitas layanan kelistrikan di wilayah Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, kian memuncak.
Pasalnya, ribuan warga di kawasan tersebut terpaksa harus bergelut dengan pemadaman listrik yang terjadi secara rutin selama enam hari berturut-turut hingga Rabu (10/6/2026).
Pemadaman listrik pada hari ini kembali melumpuhkan berbagai sektor aktivitas, dimulai sejak pukul 09.37 WIB hingga baru kembali normal pada pukul 13.30 WIB.
Wilayah yang terdampak pun cukup luas dan mencakup berbagai fasilitas vital, mulai dari ruas jalan utama seperti Jl. Tanjung Selamat, Jl. Snakma, hingga Jl. Sei Braskata, serta belasan kawasan perumahan padat penduduk. Tidak hanya sektor rumah tangga, pemadaman ini juga menyasar fasilitas publik dan pusat ekonomi warga, termasuk SPBU Tanjung Anom.
Salah seorang warga Jalan Glugur Rimbun, Kecamatan Pancur Batu, D. Sembiring (37), mengungkapkan kekecewaan mendalam atas ketidakpastian layanan PLN yang terus berulang tanpa adanya penjelasan yang memadai.
Ia menyoroti pola pemadaman yang terjadi hampir setiap hari dalam sepekan terakhir, yang dinilainya sangat merugikan warga dan pelaku usaha kecil.
Sebagai pengusaha yang mengandalkan konektivitas digital, seperti jasa penjualan paket internet dan layanan ATM mini, Sembiring mengaku tidak bisa beroperasi saat listrik padam. Ia menjelaskan bahwa matinya jaringan Wi-Fi membuat seluruh transaksi digitalnya, mulai dari pengiriman token listrik hingga pengisian deposit pelanggan,
terhenti total. Kerugian yang dialami selama satu minggu terakhir pun tidak sedikit, membuat ia merasa frustrasi dengan manajemen ULP PLN Pancur Batu yang seolah membiarkan kondisi ini berlarut-larut.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi maupun solusi konkret dari pihak PLN terkait rentetan gangguan yang melanda wilayah tersebut. Sikap diam pihak pengelola listrik ini semakin memicu kegeraman publik, mengingat pemadaman yang terjadi bukan sekadar gangguan teknis sesaat,
melainkan sebuah pola rutin yang merusak produktivitas warga di Pancur Batu. Warga kini mendesak pihak berwenang untuk segera memberikan klarifikasi dan memastikan stabilitas pasokan listrik dapat kembali normal demi kelangsungan ekonomi masyarakat setempat.D|Red






