Sungai Bahapal Meluap, Tanggul Jebol Dusun Parkubuan Tenggelam

Sabtu, 5 September 2020 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir kiriman mentok di Dusun Parkubuan. Alur Sungai Bahapal adalah sungai mati tanpa muara atau aliran ke sungai lain. Foto:D|batubara|ranto silalahi

Banjir kiriman mentok di Dusun Parkubuan. Alur Sungai Bahapal adalah sungai mati tanpa muara atau aliran ke sungai lain. Foto:D|batubara|ranto silalahi

Batubara-Mediadelegasi: Musim penghujan di hulu Sungai Bahapal Simalungun kerap berdampak bagi warga Dusun  Parkubuan, Desa Seibuah Keras, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Luapan Sungai Bahapal, Sabtu (5/9), nyaris menenggelamkan Dusun Parkubuan yang berlokasi di ujung atau hilir sungai. Bukan hanya menggenangi pemukiman, perladangan warga di kawasan ini juga menjadi lautan, ternak warga juga harus diselamatkan.

Terjangan Sungai Bahapal, juga turut menjebolkan tanggul selebar lima meter di bagian belakang perkampungan. Kedalaman banjir mencapai lebih kurang 1,5 meter membuat warga mengungsi ke pemukiman tetangga yang sedikit lebih tinggi. Mereka harus menyelamatkan barang-barang mereka.

Kepala Dusun Parkabuan, Manahan Silalahi dan warga berinisiatif menutup tanggul yang jebol, dengan cara memasukkan alat berat beko, yang kebetulan diketahui alat berat tersebut sedang bekerja dilahan masarakat yang posisinya tidak jauh dari lokasi banjir.

BACA JUGA:  Warga Tanjungpinang, Bisa Datang tak Bisa Pulang

Jika tanggul tersebut tidak segera ditutup, arus banjir sungai yang sangat deras bisa merobohkan salahsatu rumah warga yang sangat dekat dengan tanggul.

“Banjir seperti ini menjadi langganan, samapai kapan kampung kami ini bebas dari banjir,” celoteh warga kepada Mediadelegasi, yang meninjau langsung musibah banjir itu.

Warga merasa kampung mereka bagai anak tiri di Kecamatan Medangderas, Batubara ini. “Kami kerap mengalami musibbah seperti ini, namun tanpa perhatian dan sikap konkrit pemerintah mencarikan solusi,” kata mereka.

Bhabinsa Polsek Medangderas Hutahaean juga tampak hadir dan memberi bantuan satu karung beras kepada setiap Kepala Keluarga terkena musibah banjir. Foto:D|batubara|ranto silalahi

Mengharap Bantuan

Warga Dusun Parkubuan sangat mengharapkan perhatian dan bantuan pemerintah terlebih kepada pihak Dinas Sosial Kabupaten Batubara.

Musibah banjir yang melanda membuat perekonomian warga dusun ini lumpuh total. Mata pencarian mereka hanya bertani, sementara ladang habis dilantak banjir.

BACA JUGA:  Giat Operasi Pencegahan Covid-19 di Medangderas

Kades Seibuahkeras Syarifuddin dan sejumlah aparat desa juga tampak berada di lokasi banjir. Mereka datang menenangkan warga.

Bhabinsa Polsek Medangderas Hutahaean juga tampak hadir dan memberi bantuan satu karung beras kepada setiap Kepala Keluarga terkena musibah banjir.

Warga mengaku sangat terbantu. “Sedikit banyaknya bantuan tersebut sudah sangat membantu meringankan kesulitan kami dan semoga warga yang blum mendapat bantuan, kiranya pemerintah dan pihak-pikhak terkait dapat membantu meringankan beban kami,” ujar salah seorang warga. D|Bab-49

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musabaqah Dai Batu Bara Cetak Pendakwah Berkualitas
Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Terima Kunjungan Wartawan: “Bagi Saya, Semua Setara Tanpa Memandang Status Sosial”
Pesta Tapai 2026 Lestarikan Budaya Batu Bara
Bupati Batubara Hadiri Natal Bersama.
Dugaan Korupsi Penjualan Aluminium, Kejati Sumut Geledah Kantor PT Inalum di Kuala Tanjung
Kadis LHK Sumut Diadukan ke Gubsu dan Inspektorat
Kecelakaan Maut di Batubara, 2 Mahasiswa UMN Al Wasliyah Meninggal Dunia
Gubernur Sumut Tinjau Tanggul Jebol di Kabupaten Batubara
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Musabaqah Dai Batu Bara Cetak Pendakwah Berkualitas

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:37 WIB

Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Terima Kunjungan Wartawan: “Bagi Saya, Semua Setara Tanpa Memandang Status Sosial”

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:41 WIB

Pesta Tapai 2026 Lestarikan Budaya Batu Bara

Jumat, 26 Desember 2025 - 16:27 WIB

Bupati Batubara Hadiri Natal Bersama.

Sabtu, 15 November 2025 - 15:06 WIB

Dugaan Korupsi Penjualan Aluminium, Kejati Sumut Geledah Kantor PT Inalum di Kuala Tanjung

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB