Medan-Mediadelegasi: Universitas Sumatera Utara (USU) menyampaikan temuan awal bahwa belum ditemukan indikasi perundungan atau bullying berkaitan dengan meninggalnya seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) yang ditemukan tak bernyawa di tempat tinggalnya. Namun, kampus menegaskan kesimpulan ini bersifat sementara dan proses penyelidikan utuh tetap berada di tangan kepolisian.
Manajer Humas dan Promosi USU, Dr. Irsan Mulyadi, S.Sos., M.I.Kom., menyampaikan hal tersebut dalam keterangan resmi, Senin (28/9/2026). Ia turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhumah serta seluruh pihak yang ditinggalkan.
“USU berharap keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Irsan membuka pernyataannya.
Terkait penanganan kasus, Irsan menegaskan bahwa pihak universitas tidak akan mendahului atau melangkahi proses hukum yang sedang berjalan. USU menghormati sepenuhnya tugas dan wewenang aparat penegak hukum dalam mengusut tuntas peristiwa ini.
“Universitas menghormati sepenuhnya proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan tidak akan mendahului kesimpulan dari aparat penegak hukum,” tegasnya.
Sebagai langkah awal, USU telah melakukan penelusuran internal di lingkungan kampus. Pihak kampus meminta keterangan kepada sejumlah rekan dan lingkungan pergaulan almarhumah untuk memperoleh gambaran awal terkait peristiwa yang menimpa mahasiswi tersebut.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari lingkungan kampus, sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi perundungan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Kesimpulan ini, menurut Irsan, bersumber dari keterangan yang diperoleh di lingkungan perkuliahan dan belum diuji secara mendalam melalui penyelidikan resmi kepolisian.
USU menegaskan komitmennya menjaga lingkungan akademik yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan bagi seluruh warga kampus. Prinsip ini akan terus dipegang teguh dalam setiap penanganan persoalan yang terjadi di lingkungan universitas.
“Apabila berdasarkan hasil penyelidikan dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan kemudian ditemukan adanya indikasi perundungan yang melibatkan sivitas akademika USU, universitas akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku,” jelas Irsan.
Pihak universitas juga mengimbau seluruh sivitas akademika maupun masyarakat luas untuk menahan diri agar tidak membuat spekulasi, menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, maupun menarik kesimpulan sendiri sebelum proses penyelidikan selesai diputuskan oleh pihak berwenang.
USU menyatakan siap memberikan dukungan serta informasi yang relevan kepada pihak kepolisian apabila diminta demi kelancaran penyelidikan. Kampus berharap masyarakat turut mendoakan keluarga almarhumah dapat diberikan ketabahan dan kekuatan melewati masa berduka. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Tagor
Editor : Alan







