Direktur PDAM Nyempil Gerindra, Pemprov Kecolongan

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Sumut, Ikrimah Hamidy (Kiri), Foto Bersama Kader Gerindra dan Ketua Partai Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo (Kanan), pada Acara HUT ke-18 Partai Gerindra di Gedung DPR/MPR RI Senayan pada 6 Februari 2026. Foto: Ist.

Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Sumut, Ikrimah Hamidy (Kiri), Foto Bersama Kader Gerindra dan Ketua Partai Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo (Kanan), pada Acara HUT ke-18 Partai Gerindra di Gedung DPR/MPR RI Senayan pada 6 Februari 2026. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Di tengah semarak perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra, sebuah tanda tanya besar muncul. Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Sumut, Ikrimah Hamidy, terlihat menghadiri acara tersebut di Gedung DPR/MPR RI Senayan pada 6 Februari 2026. Kehadirannya dalam video dan foto yang beredar di media sosial Partai Gerindra dan Ketua Partai Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo, pada Sabtu (7/2), memicu spekulasi dan pertanyaan.

Ikrimah, yang merupakan mantan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), terlihat dalam sesi foto bersama kader Partai Gerindra, termasuk Ketua Ade Jona beserta jajarannya. Ia mengenakan kemeja putih seragam dengan pengurus Gerindra, dipadukan dengan celana hitam.

Direktur PDAM Langgar Aturan, Hadiri HUT Partai Gerindra

Kehadiran Ikrimah ini dinilai menciderai peraturan yang telah dibuat saat ia mencalonkan diri sebagai Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi. Dalam pengumuman Pemerintah Provinsi Sumatra Utara Panitia Seleksi Dewan pengawas Perumda PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatra Utara nomor : 04/PANSEL-BUMD/2025 Nomor L dan 12, disebutkan bahwa Dewan Pengawas Perumda PDAM Tirtanadi dilarang terlibat dalam kegiatan partai politik atau ormas mana pun. Ikrimah juga telah menandatangani surat pernyataan bermatrai yang menyetujui hal tersebut saat menyerahkan formulir pendaftaran.

Koordinator Jaringan Pemuda Nusantra (JPN), Maruli Harahap, angkat suara mengenai hal ini. Menurutnya, apa yang dilakukan Ikrimah sudah mencederai keputusan dan peraturan yang telah dibuat.

“Padahal sebelum pencalonan sebagai salah satu direktur PDAM Tirtanadi, Ikrimah sudah mundur dari Partai Gerindra menurut Sugiat Santoso, nah ini kenapa dia hadir di acara ulang tahun partai Gerindra di gedung DPR dan MPR RI? Yang notabene adalah acara sakral yang dibuat oleh kader partai untuk anggota partai Gerindra. Gak ada itu terlihat undangan dari partai lain atau pemerintah, fix cuma kader partai. Jadi timbul pertanyaan apakah memeng dia masih berbaju partai? Gawat dong,” katanya Senin (9/2).

BACA JUGA:  Aliran Dana Sogokan Proyek Perkeretaapian Terkuak di Sidang

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/gebrakan-bobby-data-tunggal-sejahterakan-sumut/

Bahkan, Sekretaris Partai Gerindra Sumut, Sugiat Santoso, mengakui bahwa Ikrimah sebelum menjadi direksi BUMD Pemprov Sumut adalah kader Partai Gerindra. Namun, sebelum dilantik, Ikrimah sudah mengajukan surat pengunduran diri.

“Kader Gerindra yang dikasih amanah di BUMD memang jauh sebelum ditetapkan, masih tahap proses seleksi sudah buat surat pengunduran diri,” kata Sugiat Santoso saat dihubungi, Rabu (12/11/2025), lalu.

Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa pengunduran diri dari partai hanya siasat untuk menduduki jabatan eksekutif BUMD/BUMN. Muncul pertanyaan apakah kinerja Ikrimah akan fokus untuk melayani dan meningkatkan PAD Sumut di sektor limbah yang dikelola Perumda Tirtanadi, atau justru untuk “kesenangan” partai.

“Kehadiran Ikrimah di HUT Gerindra ke 18 kapasitas itu sebagai kader atau undangan atas nama Direksi Limbah Perumda Tirtanadi. Atau dia yang kader Gerindra demi posisi jabatan Direksi, mengundurkan diri dari partai belum ikhlas meninggal Partai Gerindra?. Saya fikir, Kabiro Ekonomi Provsu sebagai Dewan Pembina kecolongan akan kejadian ini, atau di sengaja di colong kan? Dan apakah Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Mau Lobi Anggaran di Acara Gerindra?,” tanyanya.

BACA JUGA:  Pemerintah Keluarkan Surat Edaran: Penggunaan Lagu di Ruang Publik Komersial Wajib Bayar Royalti

Semua kemungkinan menjadi bola liar setelah kehadiran Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Ikrimah Hamidy. Dikhawatirkan, ia diduga sengaja hadir karena ingin melakukan lobi-lobi anggaran.

“Apa sebenarnya tujuannya ini, kita juga sebagai warga negara khususnya warga Sumatera Utara juga harus patut tau dan curiga, karena dia pejabat publik yang juga digaji dari uang rakyat, uang kita-kita juga,” tutupnya.

Kehadiran Ikrimah dalam acara tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan dan spekulasi di kalangan masyarakat. Apakah ia masih memiliki afiliasi dengan Partai Gerindra? Apakah pengunduran dirinya dari partai hanya formalitas belaka? Apakah ada kepentingan tertentu di balik kehadirannya dalam acara tersebut?

Pihak-pihak terkait, termasuk Ikrimah Hamidy, Partai Gerindra, dan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, diharapkan dapat memberikan klarifikasi mengenai hal ini. Masyarakat berhak mengetahui kebenaran di balik kehadiran Ikrimah dalam acara HUT Partai Gerindra.

Transparansi dan akuntabilitas sangat penting dalam menjalankan pemerintahan dan mengelola BUMD. Pejabat publik harus menjunjung tinggi etika dan profesionalisme, serta menghindari konflik kepentingan.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan transparan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Masyarakat juga diharapkan dapat lebih kritis dan aktif dalam mengawasi kinerja pejabat publik dan BUMD. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Direktur PDAM Nyempil Gerindra, Pemprov Kecolongan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Satu Kurir Ditangkap di Jakarta Utara
Menkeu Purbaya Jelaskan Konteks Ucapan Prabowo: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar, Indonesia Kuat di Tengah Gejolak Global
Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy Alami Kecelakaan Dini Hari, Mobil Dinas Hancur Tabrak Bak Truk
Meutya Hafid Tegaskan: Pertukaran Data RI-AS Hanya Lingkup Ekosistem Digital, Tak Ada Data Kependudukan
Kampung Narkoba di Samarinda Beroperasi Seperti Kartel, Ada 21 Pengawas Bersenjata
KPK Panggil Muhadjir Effendy Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji, Pemeriksaan Ditunda
Hari Ini, Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Jalani Sidang Pembacaan Tuntutan Kasus Pemerasan dan Gratifikasi
Kaesang Pangarep Tegaskan Komitmen Kawal Reynaldo Bryan Menjadi Ketua Umum HIPMI

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 17:41 WIB

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Satu Kurir Ditangkap di Jakarta Utara

Senin, 18 Mei 2026 - 17:02 WIB

Menkeu Purbaya Jelaskan Konteks Ucapan Prabowo: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar, Indonesia Kuat di Tengah Gejolak Global

Senin, 18 Mei 2026 - 14:40 WIB

Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy Alami Kecelakaan Dini Hari, Mobil Dinas Hancur Tabrak Bak Truk

Senin, 18 Mei 2026 - 14:11 WIB

Meutya Hafid Tegaskan: Pertukaran Data RI-AS Hanya Lingkup Ekosistem Digital, Tak Ada Data Kependudukan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:19 WIB

Kampung Narkoba di Samarinda Beroperasi Seperti Kartel, Ada 21 Pengawas Bersenjata

Berita Terbaru