Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam. (Foto:Ist)

Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam. (Foto:Ist)

Samosir-Mediadelegasi: Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, melakukan penanaman pohon di lahan rehabilitasi hutan Lombang Nabagas, Desa Huta Ginjang, lereng Gunung Pusuk Buhit, 16/02/ 2026.

Turut hadir mendampingi Wabup Asisten II Hotraja Sitanggang, Asisten III Arnod Sitorus, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang dan pimpinan OPD lainnya, Ketua dan anggota PKK Kab. Samosir.

Kegiatan ini merupakan upaya konservasi kawasan Gunung Pusuk Buhit sekaligus mendukung pelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba.
Penanaman pohon tersebut merupakan kerja sama Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark dengan Komite II DPD RI. Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, antara lain PT Inalum melalui Divisi CSR, Perum Jasa Tirta, PPTSB, Pusat Studi Geopark Danau Toba, serta dukungan Pemerintah Kabupaten Samosir.

Dalam sambutannya, Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas lembaga dalam kegiatan penanaman pohon tersebut. Wabup menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti kecintaan terhadap Samosir sekaligus komitmen menjaga status Geopark Kaldera Toba. “Dengan semangat gotong royong, saya yakin pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dan berkembang demi kelestarian alam,” kata Ariston.

BACA JUGA:  DPRD dan Pemkab Samosir Sepakati Ranperda RPJMD Samosir 2025 - 2029

Ia menambahkan, pelestarian lingkungan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah selain pembangunan sektor sosial. Ariston menilai kelestarian hutan akan berdampak langsung pada kesejukan wilayah, keindahan lanskap, serta peningkatan daya tarik pariwisata. “Jika pariwisata tumbuh, maka pendapatan asli daerah meningkat dan pembangunan Samosir dapat dilakukan lebih maksimal,” ujarnya.

Anggota Komite II DPD RI Badikenita Br. Sitepu mengatakan penanaman pohon merupakan bagian dari pemahaman ekoteologi yang mendorong pelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab moral. Ia menyebut pihaknya tengah mendorong program green village atau desa hijau menjadi agenda nasional. “Samosir ini surga dunia yang harus dijaga. Tidak perlu sawit atau tambang, pariwisata yang lestari sudah cukup memberi manfaat,” ujarnya.
Badikenita juga mengajak generasi muda terlibat dalam pelestarian lingkungan, bahkan menyatakan kesiapan memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di bidang geologi.

Sementara itu, Ketua Lembaga Perdamaian dan Keadilan Ciptaan Ordo Kapusin Medan Pastor Walden Sitanggang menegaskan komitmen gereja untuk terus terlibat dalam pemulihan alam. Menurut dia, pohon tidak boleh dilihat semata dari nilai ekonominya, melainkan sebagai sumber kehidupan. “Jika kita menjaga alam, maka alam juga akan menjaga kita,” katanya.

BACA JUGA:  Aksi Cepat Polres Samosir: Pelaku Pembunuhan di Desa Pardomuan Nauli Dibekuk

General Manager Badan Pengelola TCUGGp Azizul Kholis mengakui bahwa Samosir menjadi salah satu daerah terdepan dalam pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba. Ia menegaskan bahwa status Geopark tidak hanya soal dokumen, tetapi juga upaya nyata melindungi kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, serta budaya empat suku utama di kawasan Danau Toba.

Azizul menambahkan, TCUGGp saat ini melindungi 16 geosite dan akan merekomendasikan pengusulan geosite Bonan Dolok serta pengembangan geosite Onan Runggu untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ketua Pergerakan Penyelamatan Kawasan Danau Toba Wilmar Simanjorang yang menjadi pelopor kegiatan menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga daerah tangkapan air Danau Toba. Ia meminta dukungan pemerintah daerah agar penanaman pohon tidak berhenti pada seremoni, melainkan disertai perawatan berkelanjutan.

Wilmar menyebutkan bantuan bibit pohon berasal dari berbagai pihak dengan jumlah 3.450 batang dengan berbagai jenis pohon. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Samosir yang turut mendukung melalui penyediaan alat berat untuk rehabilitasi jalan dan lahan. l fnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Samosir Kunjungi Bakti Komdigi, Usulkan Penanganan Blankspot
Bupati Samosir Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Ajak Generasi Muda Bangkit di Era Digital
Perkuat Tata Kelola, Pemkab Samosir Gelar FGD Mitigasi Risiko Hukum Pengadaan Barang dan Jasa
Wabup Samosir Serap Strategi Pariwisata Lewat Site Visit KEK Bali, Siapkan Langkah untuk Danau Toba
Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos
Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD
Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:43 WIB

Bupati Samosir Kunjungi Bakti Komdigi, Usulkan Penanganan Blankspot

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:37 WIB

Bupati Samosir Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Ajak Generasi Muda Bangkit di Era Digital

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:10 WIB

Perkuat Tata Kelola, Pemkab Samosir Gelar FGD Mitigasi Risiko Hukum Pengadaan Barang dan Jasa

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:27 WIB

Wabup Samosir Serap Strategi Pariwisata Lewat Site Visit KEK Bali, Siapkan Langkah untuk Danau Toba

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Berita Terbaru