Stabat-Mediadelegasi: Terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata secara maksimal. Pemkab Langkat melalui Dinas Pariwisata sebagai Leading Sector Pengembangan Pariwisata Langkat, menggelar rapat lintas sektoral, dipimpin Kadis Pariwisata Hj Nur Elly Heriyani Rambe, di Ruang Rapat Sekda, Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin kemarin.
Dihadiri Diskominfo, Bapenda, Dishub, BPKAD, BPBD Dinas PUPR, PMD, Dinas LH, Disperindag, Satpol PP, Camat Bahorok dan Batang Serangan, Nur Elly menjelaskan, pengembangan pariwisata bertujuan untuk meningkatkan PAD, juga untuk mewujudkan visi-misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA yakni menjadikan Langkat yang maju, sejahtera dan religius melalui pengembangan pariwisata dan infrastruktur yang berkelanjutan.
“Poin fokusnya, pada misi bait ketiga, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan prioritas pengembangan sektor pariwisata,” sebutnya.
Jadi harapannya, kata Nur Elly, rapat ini dapat menemukan cara untuk mempercepat peningkatkan wisatawan sampai pada tahun 2024. “Jadi diperlukannya kerjasama semua pihak dalam membangun dan mengelola objek-objek wisata di Langkat, agar maksimal,” katanya.
Diskominfo melalui Kabid IKP M Faisal mewakili Kadis Kominfo Syahmadi menyarankan, perlu adanya Maskot pariwisata Kabupaten Langkat sebagai Ikon untuk daya tarik wisatawan.
Ia juga menyampaikan, pihaknya akan ikut mendukung sesuai tupoksi, untuk memajukan pariwisata Langkat. Yakni, memublikasikan melalui informasi media sosial dan media massa, sebagaimana yang telah tertuang dalam agenda Roadmap smart city, yang mengacu pada Perbup Smart Regency.
“Ke depan, kami akan lebih menggencarkan untuk memublikasikan keunggulan wisata Langkat, guna menarik wisata lokal dan mancanegara,” sebutnya.
Kembali Kadis Pariwisata, menyampaikan, dari rapat tersebut, Sat Pol PP siap membantu memonitoring penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata.
BPBD siap bekerjasama memberikan pelatihan bagi para pramuwisata khususnya dalam hal penanganan Pertolongan Pertama pada Pengunjung yang mengalami kecelakaan di daerah wisata.
Sedangkan, Dinas Lingkungan Hidup (LH) siap membantu menjaga kelestarian dan keindahan alam, agar tetap dapat dinikmati tanpa tercemar polusi dan sampah.
“Jadi LH saat ini sedang menginisiasi kerjasama dengan LSM Jerman untuk pengelolaan sampah. Mereka juga akan melakukan edukasi dan mengimbau masyarakat dalam mengelola sampah dan limbah rumah tangga serta agar tidak membuang sampah di sungai,” sebutnya.
Sementara Dishub, lanjut Nur Elly, untuk mempermudah wisatawan khususnya dalam hal transportasi. Dishub mengupayakan Angkutan Damri bisa melintasi Objek Wisata Tangkahan. Jadi direncanakan dibuka trayek Damri dari Bandara Kualanamu ke Tangkahan. “Dishub juga akan berupaya mensinergikan transportasi yang dikelola pihak swasta,” katanya.
Untuk Dinas PUPR, masih Nur Elly, mengupayakan perbaikan bahu jalan di Bukit Lawang dan pagar kantor Camat Bahorok, ditargetkan terealisasi pada 2021.
Untuk Disperindag, akan menggalakkan usaha ekonomi kreatif masyarakat wilayah wisata, dengan peningkatan SDM pengrajin tradisional dan digitalisasi pasar, serta membantu proses pemasaran hasil usaha kreatif.
Sedangkan terkait perpajakan, Bapenda akan mendata ulang para wajib pajak khususnya di sektor wisata guna mendongkrak PAD. D|Lkt-77






