Dipanggil Prabowo, Cak Imin Laporkan Progres Tugas: UMKM, SMK Go Global, hingga Coret Penerima Bansos Pemain Judol

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5/2026), usai dipanggil dan melaporkan progres tugas kepada Presiden Prabowo Subianto. Foto: Ist.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5/2026), usai dipanggil dan melaporkan progres tugas kepada Presiden Prabowo Subianto. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin, dipanggil Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia melaporkan perkembangan dan capaian kementeriannya yang mencakup penanganan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan produktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Hari ini saya akan melaporkan semua tanggung jawab pekerjaan saya sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat, mulai dari mengatasi kemiskinan, program-program pemberdayaan, dan target-target penciptaan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas UMKM,” ujar Cak Imin kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan.

Salah satu program unggulan yang dilaporkan adalah pengembangan 1001 Titik Pasar Rakyat. Langkah ini digalakkan pemerintah agar para pelaku usaha kecil dan menengah memiliki akses pasar yang lebih luas, teratur, dan menjanjikan. Tujuannya tak lain agar pendapatan mereka meningkat dan roda ekonomi berputar lebih kencang di tingkat akar rumput.

“Di sisi yang lain kita sedang terus menerus menciptakan kegiatan-kegiatan 1001 titik pasar rakyat untuk mendorong para pelaku UMKM menemukan pasar-pasar yang lebih bergairah. Subsidi di bidang pelatihan dan juga akses permodalan yang akan terus kita dorong,” jelasnya, menegaskan dukungan pemerintah dari sisi pembinaan hingga pendanaan.

Terkait akses modal, Cak Imin menyampaikan kabar gembira. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus mengalami peningkatan kuantitas dan jangkauan. Sebagai bukti nyata, pada Rabu (13/5/2026) pagi besok, sebanyak 1.000 pelaku UMKM akan resmi menerima fasilitas KUR dalam satu acara besar yang digelar di Bali.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Panggil Menteri Kabinet, Terima Laporan Hasil Kunjungan Kerja Luar Negeri dan Perkembangan Investasi

“Alhamdulillah KUR terus meningkat dan kita akan terus tingkatkan KUR untuk UMKM kita. Besok pagi 1000 UMKM akan menerima KUR di Bali,” ucap Cak Imin dengan optimis, berharap suntikan dana ini mampu memperbesar skala usaha dan daya saing produk lokal.

Selain memperkuat ekonomi dalam negeri, pemerintah juga gencar membuka peluang kerja ke luar negeri lewat program SMK Go Global. Program ini difokuskan untuk mengirimkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan bekerja di negara-negara yang membutuhkan tenaga terampil, dengan prioritas bagi anak-anak dari daerah tertinggal atau keluarga miskin ekstrem (Desil 1).

“SMK Go Global terus tiap hari bertambah jumlahnya yang berangkat, dengan pendampingan bantuan pelatihan dan target-target terutama lulusan SMK di Desil 1, daerah-daerah paling miskin. Sampai 2029, targetnya 500 ribu orang,” papar Ketua Umum PKB itu, menyebutkan ambisi besar pengiriman tenaga kerja terampil Indonesia ke luar negeri.

Untuk tahun 2026 saja, pemerintah menargetkan keberangkatan sebanyak 80 ribu lulusan SMK ke berbagai negara mitra. Kerja sama sudah terjalin luas, mulai dari kawasan Eropa Barat dan Timur, Amerika, Korea Selatan, Jepang, hingga kawasan Timur Tengah, membuka peluang penghasilan besar bagi para lulusan.

BACA JUGA:  Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS di Cilegon

Di sisi penanganan bantuan sosial, Cak Imin menegaskan kebijakan tegas pemerintah: siapa pun penerima bantuan sosial (bansos) yang diketahui menggunakan uang bantuan untuk bermain judi online (judol), akan langsung dicoret dari daftar penerima bantuan. Pihaknya sudah mengantongi data-data pelanggaran tersebut.

“Sampai hari ini terus kita atasi ya, langsung yang menggunakan bantuan sosial untuk judol langsung otomatis dicoret dari penerima bantuan. Kami sudah punya datanya, kami tindak tegas supaya bantuan tepat sasaran dan bermanfaat,” tegasnya.

Cak Imin juga memaparkan visi besar pemerintah dalam jangka menengah, yakni menyiapkan 10 juta lapangan kerja baru sekaligus mengangkat 10 juta pelaku usaha naik kelas. Langkah ini merupakan strategi utama untuk membangun dan memperkuat kelas menengah Indonesia yang kokoh dan mandiri.

“Ya, kita punya program 10 juta bekerja dan 10 juta naik kelas. Salah satunya agar UMKM kita tumbuh dan melahirkan kelas menengah yang kuat. Ini kunci agar ekonomi kita tumbuh inklusif, kemiskinan turun drastis, dan kesejahteraan rakyat meningkat merata,” tandas Cak Imin menutup laporannya kepada Presiden Prabowo. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua KPK Setyo Budiyanto: Nusron Wahid Kurang Bisa Atur Waktu Absen Pemeriksaan
Bea Cukai Cirebon Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Emas Batangan Rp12 Miliar di Kertajati
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Pengembangan Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
Ketua GCP: Saya Di-prank, KPU Harus Bertanggung Jawab Polemik Ijazah Gibran
Febrie Adriansyah Didakwa Peras Rp55 Miliar dari Tan Kian Agar Tak Jadi Tersangka Jiwasraya
KPK Panggil Eks Bupati Tapsel & Madina, 15 Saksi Diperiksa Pengembangan Korupsi Jalan Sumut
Gibran Buka Suara: Kuliah S1 di Singapura Bukti Telah Lulus Pendidikan Sebelumnya
Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Bawa Putusan MK soal Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Ketua KPK Setyo Budiyanto: Nusron Wahid Kurang Bisa Atur Waktu Absen Pemeriksaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Bea Cukai Cirebon Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Emas Batangan Rp12 Miliar di Kertajati

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:50 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Pengembangan Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Ketua GCP: Saya Di-prank, KPU Harus Bertanggung Jawab Polemik Ijazah Gibran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:15 WIB

KPK Panggil Eks Bupati Tapsel & Madina, 15 Saksi Diperiksa Pengembangan Korupsi Jalan Sumut

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB