Jakarta-Mediadelegasi: Polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih menyisakan pembahasan hangat di tengah masyarakat, terutama setelah munculnya video permintaan maaf yang diunggah Sarwendah melalui akun Instagram pribadinya pada 5 Juni 2026. Langkah tersebut ternyata tidak sepenuhnya dianggap tuntas dari sisi pihak Ruben Onsu. Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menilai permintaan maaf yang disampaikan itu belum tepat sasaran karena sama sekali tidak ditujukan secara langsung kepada kliennya, yang justru dianggap sebagai pihak yang paling terdampak dalam kasus ini.
Minola Sebayang memberikan penjelasan rinci terkait pandangan hukum dan sikap pihaknya terhadap konten video yang telah dilihat jutaan warganet tersebut. Menurutnya, isi pesan yang disampaikan Sarwendah lebih banyak ditujukan kepada publik dan para pengguna media sosial, bukan kepada pihak yang dirugikan atau tersangkut langsung dalam isu yang berkembang. Hal inilah yang membuat permintaan maaf itu terasa belum menyentuh akar masalah yang sebenarnya.
“Kami tidak bisa memberikan komentar apa-apa. Artinya itu haknya dia, dia ingin meminta maaf itu adalah haknya dia. Tapi yang perlu kami garis bawahi, permintaan maaf itu kan sama sekali tidak ada kaitannya dengan klien kami, Ruben Onsu,” ujar Minola Sebayang saat dihubungi melalui aplikasi konferensi video Zoom, belum lama ini. Pernyataan tegas ini menjadi penegasan bahwa langkah Sarwendah belum menjawab persoalan yang melibatkan nama Ruben secara pribadi.
Ia kemudian menyoroti poin-poin penting yang seharusnya ada jika permintaan maaf itu memang bertujuan untuk menyelesaikan masalah secara utuh. Dalam video tersebut, kata Minola, tidak ada satu pun kalimat atau pernyataan yang secara spesifik menyebut nama Ruben Onsu atau meminta maaf atas ucapan-ucapan yang sebelumnya dianggap menyindir dan menyinggung perasaan suaminya itu.
“Tidak ada satu kalimat pun yang menyatakan permohonan maaf kepada Ruben Onsu karena sudah disindir ya, dengan kata-kata ‘cong’ misalnya, kemudian dengan kata-kata ‘200 juta’ itu,” tegas Minola merinci bagian yang dinilai krusial namun terlewatkan. Dua frasa tersebut sempat menjadi sorotan publik karena dianggap memiliki konteks khusus yang mengarah pada Ruben dan kondisi ekonomi atau peranannya dalam rumah tangga.
Bagi pihak hukum Ruben, absennya permintaan maaf secara pribadi dan langsung itu membuat isi video tersebut seolah lepas dari konteks perselisihan yang terjadi di antara keduanya. Minola menegaskan bahwa dari sisi penilaian mereka, apa yang disampaikan Sarwendah itu sah-sah saja dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik, namun hal itu tidak serta merta dianggap sebagai penyelesaian masalah dengan Ruben Onsu.
“Jadi kalau kami melihatnya, itu sah-sah saja, silakan S posting video minta maaf tapi tidak ada kaitannya sama sekali dengan klien kami,” lanjutnya. Sikap ini menunjukkan bahwa meski publik mungkin menganggap video itu sebagai langkah damai, bagi kubu Ruben, masalah personal antara suami dan istri tersebut belum disentuh sedikit pun dalam pesan yang disampaikan.
Minola juga membeberkan bagaimana respons Ruben Onsu sendiri saat mengetahui adanya unggahan video permintaan maaf tersebut. Ia mengaku sempat berkomunikasi langsung lewat sambungan telepon dengan sang presenter pagi itu, guna menanyakan pendapat pribadi Ruben terkait apa yang dilakukan Sarwendah. Namun, respons yang diterima justru sangat singkat dan datar.
“Ketika tadi siang saya bertelepon dengan Ruben, saya tanya juga pendapat dia tentang postingan video S yang meminta maaf itu, komentarnya cuma ‘Oh, barusan zoom’. Ya, jadi tidak ada komentar apa pun,” ungkap Minola menirukan ucapan kliennya. Jawaban singkat itu mengindikasikan bahwa Ruben sama sekali tidak terkejut atau merasa perlu menanggapi hal tersebut secara mendalam.
Alasan mengapa Ruben memilih diam dan tidak berkomentar panjang lebar pun dijelaskan oleh kuasa hukumnya. Menurut Minola, sikap diam Ruben itu muncul karena sang suami juga menilai bahwa isi permintaan maaf tersebut memang tidak berhubungan langsung dengan dirinya. Ruben memandang unggahan itu sebagai hal yang dilakukan Sarwendah untuk kepentingan dirinya sendiri di mata publik, bukan untuk menyelesaikan urusan rumah tangga.
“Dia tidak ada komentar apa pun karena memang Ruben juga pasti berpikir itu tidak ada kaitannya dengan dia,” tambah Minola, memastikan bahwa ketidakterkaitan isi pesan adalah alasan utama mengapa tidak ada reaksi berarti dari pihak Ruben Onsu. Tidak ada kemarahan, tidak ada rasa lega, melainkan hanya ketidakterkaitan konteks.
Di akhir keterangannya, Minola Sebayang kembali menegaskan rasa sayang pihaknya atas langkah yang diambil Sarwendah. Ia berharap jika memang tujuannya adalah menyelesaikan polemik, permintaan maaf seharusnya lebih menyentuh inti persoalan, yaitu permintaan maaf secara langsung kepada pihak yang merasa tersakiti atau terdampak paling besar, dalam hal ini adalah Ruben Onsu. Hingga saat ini, belum ada tanggapan balik atau klarifikasi lebih lanjut dari Sarwendah terkait penilaian yang disampaikan kuasa hukum suaminya tersebut. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS






