Gunungsitoli-Mediadelegasi: Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), Surya, menyampaikan pencapaian membanggakan sekaligus pesan penting terkait pelayanan kesehatan di wilayah Kepulauan Nias. Kota Gunungsitoli telah resmi mencapai target Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage sesuai ketentuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Surya saat memimpin Rapat Koordinasi Penguatan UHC se-Kepulauan Nias yang berlangsung di kediaman sementara beliau di Kota Gunungsitoli, pada hari Kamis, 13 Agustus 2026. Surya menegaskan capaian ini bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan menjadi dasar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Artinya, khusus untuk Gunungsitoli ini salah satu dari lima daerah yang ada, hanya Gunungsitoli yang memenuhi persyaratan UHC prioritas. Tapi kita jangan puas sampai situ saja, terus kita perkuat tingkat pelayanan kita,” ujar Surya memberi arahan agar capaian yang diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Berdasarkan data resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional di Kota Gunungsitoli telah mencapai angka 99,54 persen. Angka tersebut setara dengan sekitar 138.144 jiwa penduduk yang telah terdaftar dalam sistem perlindungan kesehatan negara.
Selain tingginya angka kepesertaan, tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Kota Gunungsitoli juga tercatat sangat baik, yaitu mencapai 92,29 persen atau setara dengan 128.082 jiwa. Artinya, sebagian besar warga yang terdaftar dapat memanfaatkan hak pelayanan kesehatannya secara aktif.
Surya kembali menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, akses kesehatan yang mudah harus dijamin tanpa hambatan birokrasi yang berlebihan.
“Kita mau Sumut itu, masyarakat hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk saja sudah bisa menerima pelayanan kesehatan,” tegas Surya menyampaikan kebijakan utama yang didorong oleh Pemprov Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution.
Kebijakan berobat cukup dengan menunjukkan KTP sejatinya telah dimulai oleh Gubernur Bobby Nasution saat masih menjabat sebagai Wali Kota Medan. Setelah dilantik menjadi Gubernur Sumatera Utara, program tersebut kemudian diperluas dan diberlakukan secara menyeluruh di seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Utara.
Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian besar yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya Gubernur Bobby Nasution, terhadap pembangunan dan pelayanan kesehatan di wilayah Kepulauan Nias.
“Saya dan Bapak Wali Kota begitu senang, begitu juga dengan seluruh masyarakat Kota Gunungsitoli dan mungkin se-Kepulauan Nias. Kehadiran Bapak Gubernur dan jajaran, masyarakat sangat senang dan menyambut baik,” ungkap Martinus menyampaikan dukungan dan harapan masyarakat.
Turut hadir mendampingi Wakil Gubernur dalam kegiatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Muhammad Suib, Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat Alfi Syahriza, serta Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Achmad Fadly.
Seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah Pemprov Sumut yang hadir juga diharapkan terus bersinergi dengan pemerintah daerah setempat. Dengan cakupan kepesertaan yang hampir sempurna, langkah selanjutnya adalah memastikan kualitas pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat semakin baik, cepat, dan profesional. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Miranda
Editor : Alan







