Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027

Kamis, 5 November 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor berfoto bersama jajaran pimpinan USU dan perwakilan pemerintah daerah usai membuka FGD

Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor berfoto bersama jajaran pimpinan USU dan perwakilan pemerintah daerah usai membuka FGD "Inventarisasi Permasalahan dan Kebutuhan Daerah" di Aula Digital Learning Center Building (DLCB) USU, Medan, Kamis (5/11/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menggandeng kalangan akademisi Universitas Sumatera Utara (USU) untuk merumuskan solusi strategis dalam menghadapi tantangan penurunan anggaran daerah pada tahun 2027. Dukungan riset dan kajian akademis ini dinilai krusial agar program pembangunan tetap berjalan efektif, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Langkah kolaboratif tersebut mengemuka dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Inventarisasi Permasalahan dan Kebutuhan Daerah” yang dihelat di Aula Digital Learning Center Building (DLCB) Lantai 8, Kampus USU, Medan, Kamis (5/11/2026).

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Timur Tumanggor, memaparkan bahwa proyeksi anggaran tahun 2027 mengalami koreksi signifikan akibat kurang salur tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD). Tercatat terdapat utang kurang salur dari tahun 2026 ke 2027 yang mencapai Rp1,2 triliun.

Kondisi fiskal yang menantang ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih cermat, selektif, dan menerapkan prinsip berorientasi pada hasil (money follows result). Menurut Timur, setiap rupiah anggaran APBD harus difokuskan pada Program Hasil Terbaik Cepat (PHC) serta program strategis yang langsung dirasakan manfaatnya oleh publik, bukan sekadar rutinitas administratif.

BACA JUGA:  Wilmar Simandjorang Berjuang Selamatkan Danau Toba: 'Ini Bukan Sekadar Lingkungan, Ini Budaya!'"

Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Sumut memaparkan sejumlah prioritas pembangunan yang memerlukan sokongan kajian akademis, di antaranya:

  • Peningkatan Produktivitas Ekonomi: Mengembangkan potensi unggulan di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, industri olahan, hingga ekonomi kreatif.
  • Penguatan Kualitas SDM & Pelayanan Dasar: Pemerataan akses pendidikan, penguatan layanan kesehatan primer, penanganan stunting, serta kesehatan ibu dan anak.
  • Konektivitas & Infrastruktur: Pemenuhan akses jalan, jembatan, air bersih, sanitasi, serta infrastruktur kawasan produksi.
  • Pemerataan Antarwilayah: Memberikan perhatian khusus pada wilayah dengan keterbatasan akses seperti Kepulauan Nias dan Pantai Barat Sumut berbasis potensi lokal.
  • Tata Kelola Pemerintahan: Meningkatkan efektivitas belanja dan inovasi tata kelola bersih melalui evaluasi manfaat program.

Konsep “Kampus Berdampak” dan Riset Berbasis Kebutuhan Nyata
Menanggapi kolaborasi ini, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kerja Sama USU, Hinsar Ambarita, menyambut baik sinergi lintas sektor tersebut. Ia menegaskan komitmen USU untuk mengusung konsep “Kampus Berdampak” dengan mengubah paradigma riset tradisional.

BACA JUGA:  Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kejati Sumut

Jika sebelumnya penelitian kerap berjalan satu arah dari kampus, kini USU membalik orientasinya dengan menyerap langsung problematika riil yang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah untuk kemudian dikaji secara ilmiah.

“Masyarakatnya yang kita tanya, ‘Bapak, Ibu, butuh apa yang mau diteliti?’ setelah itu didapat, baru kita minta penelitinya untuk mencari solusinya,” ujar Hinsar.

Transformasi institusi USU menuju entrepreneur university didukung oleh kekuatan sumber daya berupa sekitar 1.600 peneliti dan 45.000 mahasiswa. Melalui inventarisasi permasalahan yang dirumuskan bersama kepala daerah dan perwakilan kabupaten/kota se-Sumut, hasil FGD ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif, kerja sama berkelanjutan, serta solusi konkret di tengah keterbatasan fiskal daerah. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Andre S

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar
Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026
Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank
Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Digelar Nopember 2026, Bebas Denda dan Pajak Progresif
Pemprov Sumut dan Jabar Resmi Gandeng Tangan, Dorong Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi
Proyek Turap Nias Dipercepat: Bobby Nasution Targetkan Selesai Sebelum Nataru
Wagub Surya Dukung Revisi Perda Narkoba Sumut, Larang ASN Vape & Antisipasi Narkoba Jenis Baru
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:15 WIB

Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027

Rabu, 4 November 2026 - 11:25 WIB

Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 13:57 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan

Berita Terbaru