Gubsu Himpun Dana Tanggulangi Corona, GMKI Protes Keras

Selasa, 31 Maret 2020 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Jika di sejumlah daerah di Indonesia, kelapa daerah pada getol membantu masyarakatnya dengan memotong sebagian gajinya dan mengusahakan bantuan lainnya untuk pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19). Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, justru disebut-sebut malah kebalikannya, yakni, menghimpun dana dari masyarakat dengan membuka rekening donasi.

Tak ayal, kebijakan yang aneh itu pun mendapat protes keras dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Pengurus Pusat Koordinator Wilayah I GMKI Sumut-NAD, Gito M Pardede (foto), menilai kebijakan Pemprov Sumut itu sangat ambigu.

Untuk meminta bantuan kepada masyarakat dengan membuka rekening khusus, kata Gito, sungguh sangat tidak tepat. “Apaalgi banyak masyarakat yang berhenti bekerja. Para wirausaha juga banyak yang merugi, terlebih masyarakat harus fokus menjauhkan diri mereka dari serangan covid-19,” ulasnya.

Kebijakan orang nomor satu Pemprov Sumut itu malah sangat membingungkan. “Bahkan itu membuat masyarakat mempunyai penilaian aneh terhadap pemerintah, sehingga takut seakan akan pemerintah tak mampu menangani masalah ini,” jelas Gito.

Kalau pun, kata Gito, Pemprov Sumut serius menggalang dana, seharusnya duduk bersama dengan pihak legislatif, menggelar rapat khusus dengan para pengusaha atau dapat meminta dukungan dana dari pusat.

BACA JUGA:  MAHC Klinik Akupuntur Layani Pengobatan Kecanduan Narkoba dan Game Online

“Masih ada anggaran yang kami lihat kurang produktif, dan akan sangat baik bila dialihkan untuk penanganan corona ini. Sesuai arahan Presiden, pemerintah daerah dalam hal ini gubernur, wajib merelokasi anggaran untuk mengutamakan pencegahan COVID-19, Bukan dari masyarakat.. masyarakat sudah susah, jangan sibuat susah lagi,” tambahnya.

GMKI, tambah Gito Pardede, juga mempertanyakan kejelasan pengelolaan jumlah anggaran Rp 18 miliar yang dialokasikan Pemprov Sumut untuk penanganan wabah Covid-19.

“Kalau memang Pemrov akan membuka rekening donasi, jadi ke mana anggaran sebesar 18 miliar yang telah disampaikan oleh Gubernur Edy Rahmayadi, ditambah Pemko medan siap mengelontorkan dana sebesar 100 miliar untuk menanganani wabah ini? Jika pemerintah sudah memiliki kemampuan penganggaran sebesar itu, untuk apa lagi pemerintah buka bantuan donasi dari warga, kan bingung kita? Seolah olah Pemprov tidak tahu melakukan apa-apa dan masih ragu-ragu,” sebut Gito.

BACA JUGA:  Rekomendasi Coffee Shop Medan Yang Cocok Untuk Me Time

Sebagaimana diketahui hingga per tanggal 30 Maret 2020, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumut Wikho Irwan mengungkapkan jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) di Sumut sebanyak 2.909 orang, Pasien dalam Pengawasan (PDP) 77, PDP yang diketahui negatif 21 orang. Sementara yang positif 14 orang, 2 dianyataranya meninggal dunia.

Begitu pun, Gito Pardede tetap berharap seluruh komponen masyarakat sumut bekerja sama dalam kondisi wabah covid-19.

“Saya kembali menghimbau semua komponen masyarakat, dari semua golongan profesi dan lintas agama agar bijak dalam kondisi bencana ini. Menjalankan Maklumat Kapolri dan himbauan pemerintah serta menjaga sanitasi diri dan jauhi kerumunan akan membuat virus sulit berkembang, kita tidak ingin angka kematian di sumut karna corona semakin bertambah dan semakin sulit diatasi.” tutup Gito.

Sekedari diketahui, diketahui Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, dr Wikho Irwan D, yang mengumumkan rekening donasi itu pada konferensi pers, Senin (30/03/2020). “Pemerintah Provinsi Sumatra Utara menyediakan tempat bagi Bapak Ibu untuk melaksanakan donasi melalui rekening Donasi Sumut Peduli Covid-19 melalui nomor rekening 10001027777477 melalui rekening Bank Sumatra Utara,” sebut Wikho. D|rel|net|rep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru