Air Terjun Lau Betala yang Belum Terkelola

Air Terjun Lau Betala yang Belum Terkelola
Pengelola menyediakan pondok terbuka bagi pengunjung menikmati air terjun di Lau Betala. Foto:D|medan|gustian

Pengelola juga menyediakan pondok agar pengunjung bisa beristirahat. Toilet dan kamar ganti juga tersedia bahkan musala ada di sana.

Tebing cadas di kanan kiri air terjun juga terlihat eksotis. Kawasan bersih tanpa sampah. Ini menandakan di hulu air terjun tidak ada pemukiman atau orang yang buang sampah sembarangan.

Bolang Ginting, 69, pemilik tempat wisata di lahan pribadi kepada Mediadelegasi, menyarankan pengunjung yang ingin benar-benar santai agar datang di hari biasa, bukan hari libur. Kata Bolang, hari libur pengunjung terlalu penat dan padat.

Bacaan Lainnya

Berkunjung ke air terjun Lau Betala, cukup dengan merogoh uang receh. Membayar uang masuk lokasi Rp4 ribu, parkir Rp2 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp3 ribu bagi kendaraan roda empat. Jajanan ringan tersedia di lokasi ini dengan harga relatif terjangkau.

Sayangnya objek wisata ini belum tersentuh oleh perhatian pemerintah setempat. Belum terkelola secara profesional.

Bolang masih membangun dan mengelola sendiri kawasan ini, menjadi sumber pemasukan uang penduduk kawasan Lau Betala. D|Med-54

Pos terkait