Medan-Mediadelegasi: Kejanggalan proses rekrutmen Calon Dosen (Cados) Non PNS Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) masih menjadi buah bibir masyarakat. Aroma uang pelicin pun menyengat di balik permainan oknum mafia untuk keuntungan pribadi.
Ketua DPD Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumut yang juga Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (NU) Sumatera Utara Dr Masdar Limbong, MPd mencium aroma busuk di balik kejanggalan seleksi Cados UINSU ini.
“Ada aroma permainan mafia yang coba-coba bermain mencari keuntungan pribadi. Tentu hal ini tidak bisa kita diamkan,” sebut Masdar Limbong kepada media, Sabtu (20/11), di Medan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
BACA JUGA: Proses Rekrutmen Cados UIN Sumut Bakal Menuai Petaka Besar
Dia sangat menyayangkan mencuatnya kasus kejanggalan di balik penerimaan Cados di kampus sebesar UIN Sumut ini.
Menurutnya, sejak pagi Sabtu, banyak berita yang masuk ke accunt pribadinya, kiriman dari para wartawan di lapangan. Masdar yang juga ketua APTAIS Wilayah I Sumatera dengan tegas meminta kepada Menteri Agama untuk membatalkan seluruh proses rekrutmen dosen BLU di UINSU.
“Patut dibatalkan, karena aroma kecurangan sangat menyengat. Penegak hukum juga patut mengambil peranan mengusut tuntas para mafia yang terlibat terhadap rekruitmen calon pegawan non ASN UIN Sumatera Utara tanpa pandang bulu,” tegas Masdar Limbong.
Menurutnya, dunia Pendidikan Islam harus diselamatkan dari mafia-mafia perusak citra dan penggadai kredibilitas.
Awak media juga sudah telah melakukan konfirmasi ke DirJen Pendidikan Tinggi Menteri Agama, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada balasan. D|Red-06












