Medan-Mediadelegasi: Kabar duka datang dari Jawa Barat. Bencana longsor melanda wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dan menimbun puluhan rumah warga hingga menimbulkan korban jiwa.
Data terbaru yang berhasil dihimpun mencatat, enam orang korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selain itu, berdasarkan pendataan yang masih terus dilakukan, terdapat 84 korban yang masih dinyatakan hilang. Longsor ini menimbun puluhan rumah warga yang tak sempat menyelamatkan diri akibat kejadian yang begitu mendadak.
Kawasan Terdampak Longsor Bandung Barat
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, kawasan yang terdampak longsor Bandung Barat membentang dari Kampung Pasirkuning hingga Kampung Pasir Kuda, RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu. Permukiman warga di wilayah tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah setelah dihantam material tanah dalam volume yang sangat besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah warga yang selamat mengaku sempat mendengar suara gemuruh yang sangat keras sebelum longsoran menerjang rumah-rumah mereka saat sebagian besar warga masih tertidur lelap. Material tanah dan lumpur meluncur dengan sangat cepat dari perbukitan dan langsung menimbun bangunan-bangunan yang berada di bawahnya.
Baca Juga : https://mediadelegasi.id/barang-bukti-dokumen-diamankan-polisi-di-kantor-dana-syariah-indonesia/
Berdasarkan data sementara yang diperoleh dari pihak kepolisian dan tim gabungan, setidaknya 30 unit rumah warga mengalami rusak berat akibat longsor Bandung Barat ini. Total warga yang terdampak oleh bencana ini mencapai 114 orang.
Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 6 orang. Selain itu, sebanyak 21 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara 84 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.
Tim gabungan yang terdiri atas personel BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan para relawan terus melakukan penyisiran di lokasi longsor Bandung Barat. Namun, proses evakuasi menghadapi kendala yang sangat berat akibat medan yang terjal, akses yang tertutup oleh material longsor, serta ketebalan lumpur yang menimbun rumah-rumah warga.
Sementara itu, masyarakat yang berada di sekitar lokasi bencana diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Aparat setempat mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya longsor susulan karena kondisi tanah di sekitar lokasi masih sangat labil dan berpotensi untuk bergerak.
Bagi keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarganya akibat longsor Bandung Barat ini, diminta untuk segera melapor ke posko darurat yang telah didirikan di Desa Pasirlangu. Pelaporan tersebut sangat diperlukan untuk mempermudah proses pendataan, identifikasi, serta pencarian korban yang masih tertimbun material longsor. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.












