Banjir Rob di Belawan Diprediksi Hingga 1 Mei

Selasa, 29 April 2025 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Banjir rob menggenangi sejumlah titik termasuk kawasan SPBU Belawan 14.204.1120 di Jalan Pelabuhan Raya, Kelurahan Belawan I,  Kecamatan Medan Belawan, Selasa (29/4).  Foto: dok-DPRD Medan

Banjir rob menggenangi sejumlah titik termasuk kawasan SPBU Belawan 14.204.1120 di Jalan Pelabuhan Raya, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Selasa (29/4). Foto: dok-DPRD Medan

Medan-Mediadelegasi: Bencana banjir rob yang melanda sebagian besar kawasan pesisir Kecamatan Medan Belawan selama beberapa hari terakhir diprediksi masih terus terjadi hingga Mei 2025 mendatang.

 

 

 

 

 

 

 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan,
mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya gelombang pasang laut yang berpotensi banjir rob di sejumlah titik di pesisir Belawan dan sekitarnya.

 

 

 

 

 

Keterangan dihimpun Mediadelegasi Medan, Selasa (29/4), potensi gelombang pasang dan banjir pesisir (rob) ini berbeda waktu (hari dan jam).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ketinggian air pasang berkisar antara 2,3 meter hingga tertinggi mencapai 2,8 meter dengan ketinggian diukur dari titik surut terendah.

BACA JUGA:  Ny Bupati Labusel Sambangi Korban Banjir di Sungaikanan

 

 

 

 

 

 

 

 

Potensi gelombang pasang dan banjir pesisir (rob) ini secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan dan di pemukiman pesisir.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Akibat adanya aktivitas pasang air laut, dan fenomena alam lainnya dapat mempengaruhi banjir pesisir. Masyarakat pesisir pantai dihimbau WASPADA adanya 25 April-1 Mei 2025 di wilayah sebagai berikut: Pesisir Belawan dan Sekitarnya,”, seperti tertulis dalam akun Instagram BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan.

 

Banjir rob ini juga diprediksi dapat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar Medan Belawan, seperti transportasi hingga proses bongkar muat di pelabuhan.

BACA JUGA:  Kesultanan Deli Minta Penggarap Kosongkan Lahan Metrologi

 

 

 

 

 

 

 

Sebagai informasi, banjir rob berbeda dari banjir biasa karena penyebab utamanya adalah fenomena pasang surut air laut, bukan hujan lebat atau meluapnya sungai.

 

Banjir rob adalah peristiwa genangan air laut yang terjadi di daratan akibat pasang naik permukaan air laut.

 

Fenomena ini sering terjadi di wilayah pesisir dan dapat mengakibatkan kerusakan infrastruktur, gangguan aktivitas ekonomi, dan ancaman kesehatan bagi masyarakat yang terdampak.

 

 

 

 

 

 

Banjir rob umumnya terjadi di wilayah pesisir yang memiliki ketinggian rendah atau dataran yang berada di bawah permukaan laut. D|Red

 

 

 

 

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

2 tanggapan untuk “Banjir Rob di Belawan Diprediksi Hingga 1 Mei”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru