Bobby: Kota Medan Macet Karena Masa Pembangunan

Senin, 20 Januari 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Pengerjaan perbaikan drainase di Medan, beberapa waktu lalu. Foto: dok-Mediadelegasi.

Ilustrasi - Pengerjaan perbaikan drainase di Medan, beberapa waktu lalu. Foto: dok-Mediadelegasi.

Medan-Mediadelegasi: Wali Kota Medan. Bobby Nasution menyatakan kemacetan yang terjadi di beberapa ruas jalan di kawasan inti Kota Medan karena pembangunan dan revitalisasi infrastruktur.

Medan yang belum lama ini berdasarkan survei sebuah lembaga riset internasional disebut termasuk kota termacet ke 15 di dunia, menurutnya, masih bisa diselesaikan dengan beberapa cara.

“Kalau kemacetannya bersifat temporary, selama masa pembangunan,” katanya menjawab pertanyaan pers, di Medan, Senin (20/1).

Sesudah pembangunan dan revitalisasi proyek itu selesai, pihaknya berharap sejumlah ruas jalan yang selama ini kerap macet akan menjadi tempat yang leluasa dan nyaman dilalui.

Ia mengemukakan, Pemko Medan hingga saat ini masih dan telah melaksanakan pembangunan sarana fisik di sejumlah titik untuk mengatasi permasalahan macet di Medan.

BACA JUGA:  Polisi Berantas Aksi Premanisme di Medan

Sebagaimana diketahui, kemacetan merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di kota-kota besar karena tingginya tingkat mobilitas masyarakat.

Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, Medan juga sering mengalami permasalahan kemacetan

Berdasarkan hasil penelitian TomTom Traffic Index pada tahun ini, Kota Medan lebih macet dibandingkan Jakarta yang masuk dalam urutan ke-90.

Penelitian ini dilakukan terhadap 500 kota di 62 negara. Indeks ini dibuat berdasarkan waktu tempuh rata-rata dan tingkat kemacetan. D/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Berita Terbaru