“Saya minta nanti dinas terkait mengundang pemerintah kabupaten/kota untuk sosialisasi program Presiden. Karena Gubernur punya dua fungsi, sebagai kepala daerah provinsi dan juga wakil pemerintah pusat. Jadi kita bisa sampaikan langsung ke bupati dan walikota agar program ini berjalan hingga tingkat desa,” tegasnya.
Selain itu, Bobby juga meminta PT Bank Sumut untuk berperan aktif dalam skema pembiayaan program rumah MBR. Menurut Bobby, sinergi antara BUMD dan pengembang sangat penting untuk memperluas akses akad kredit bagi masyarakat.
“Dari total kuota 20 ribu unit, saat ini sudah terealisasi sekitar 8.200 unit. Masih ada sekitar 11 ribu unit yang harus kita kejar. Karena itu, seluruh pihak harus berkolaborasi penuh. Kami ingin memastikan program ini menjadi prioritas dan benar-benar mempermudah masyarakat memiliki rumah,” jelasnya.
Ketua DPD APPERSI Sumut HM Yulius menyampaikan apresiasi atas kepedulian Gubernur Bobby Nasution yang secara langsung melibatkan pengembang dalam perumusan strategi pencapaian target nasional tersebut.
Ia optimistis, dengan kolaborasi antara pemerintah dan swasta, target pembangunan rumah subsidi di Sumut tahun 2025 bisa tercapai bahkan melampaui. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






