Bobby Nasution Minta DLH Menjaga Kualitas Udara di Kota Medan

Selasa, 12 Oktober 2021 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: D|Ist

Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Wali Kota Medan Bobby Nasution meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam upaya menjaga kualitas udara di Kota Medan agar tetap bersih. Selain itu kegiatan ini juga untuk menekan polusi udara.

Hal itu diungkapkan Bobby saat meninjau uji emisi gas buang kendaraan bermotor milik masyarakat di parkiran Makam Pahlawan, Jalan Sisingamangaraja, Selasa (12/10). Pengujian  tersebut dilakukan Bobby Nasution dengan memasukkan alat uji ke dalam knalpot kendaraan.

Setelah menunggu beberapa menit hasil uji emisi gas buang keluar dan dinyatakan kendaraan tersebut gas buangnya baik dan masih di bawah ambang batas. kemudian Bobby Nasution melakukan penempelan stiker yang menyatakan kendaraan lulus uji emisi.

Uji emisi gas buang kendaraan bermotor ini merupakan kegiatan Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP) digelar Pemko Medan melalui DLH.

Dikatakan Bobby Nasution, Kegiatan ini rutin setiap tahunnya dilakukan, namun sejak Pandemi Covid-19 tidak dilakukan. Sekarang meskipun masih Pandemi Medan sudah PPKM level 2, maka uji emisi gas buang kendaraan bermotor kita laksanakan kembali untuk menjaga kualitas udara di Kota Medan.

BACA JUGA:  Bobby Afif Nasution: Kaum Milenial Perlukan Wadah Penyaluran Bakat dan Keterampilan

“Uji emisi gas buang kendaraan bermotor sudah lama tidak dilakukan, karena Medan sudah PPKM level 2 hari ini kembali kita lakukan untuk menekan Polusi Udara guna menjaga kualitas udara di Kota Medan,” Kata Bobby Nasution.

Bobby Nasution meminta kegiatan ini jangan hanya rutin dilakukan untuk menghabiskan anggaran, namun fungsi dari Dinas Lingkungan Hidup untuk menjaga lingkungan dapat lebih dioptimalkan lagi. “Seperti papan kualitas udara kita sudah lama rusak, tolong diperhatikan dan diperbaiki. Jangan hanya kegiatan rutin tahunan ini tetapi tidak ada menampakkan hasil yang lebih jelas,” tegas Bobby Nasution.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Zulfansyah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan evaluasi kualitas udara perkotaan (Ekup), artinya kegiatan monitoring lingkungan hidup berdasarkan Surat Edaran Dirjen Pengendalian Pencemaran Udara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 5/21 tahun 2017 yang bertujuan untuk mengurangi atau pengelolaan kualitas udara dengan cara mengurangi beban pencemaran udara melalui pengukuran emisi.

“Uji emisi gas buang kendaraan bermotor ini dilakukan 2 hari. Besok dilakukan di Kawasan Tomang Elok. Ada 250 kendaraan bermotor yang akan kita uji dengan lingkup capaian kinerjanya, yaitu emisi gas kendaraan, survei kinerja lalu lintas dan pemantauan kualitas udara tepi jalan raya,” Kata Kadis DLH.

BACA JUGA:  Bobby Afif Nasution Ditepungtawari Alim Ulama

Menurut Zulfansyah, Kegiatan ini juga merupakan bagian dari Parameter pencapaian untuk penghargaan Adipura. Sebab dalam penilaian Adipura terdapat unsur penilaian fisik dan non fisik. Untuk fisik barometernya tingkat pencemaran kualitas udara. Makanya kita ukur setelah dinyatakan kawasan perkotaan Medan masih berada di bawah ambang batas pencemaran udara maka diminta menjaga kualitas kendaraan.

“Kegiatan ini fokus pada kinerja kendaraan yang diukur, jika kendaraan emisi rata- rata buruk maka kualitas udara perkotaan juga buruk. Selain itu Kita tidak ada melakukan tindakan namun lebih mengedukasi. Artinya menyarankan kendaraan tersebut diperbaiki dan menggunakan BBM dengan Oktan yang lebih tinggi,” jelas Zulfan sembari menargetkan 1.500 kendaraan akan diuji di tahun 2022. D|Med-82

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru