“Kami memiliki harapan besar agar daerah kami dapat menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas. Atas nama seluruh masyarakat Sumut, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan pemerintah pusat bagi pengembangan pendidikan di Sumut,” ucapnya.
Sementara itu, Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti menyatakan bahwa pemerintah pusat melalui kementeriannya terus berupaya maksimal untuk menyukseskan Asta Cita keempat Presiden, yaitu membangun SDM yang unggul dan berkualitas sesuai standar nasional dan internasional.
“Secara skala nasional, anggaran yang dialokasikan untuk program revitalisasi satuan pendidikan mencapai Rp16,9 triliun, dengan sasaran sebanyak 16 ribu sekolah di seluruh Indonesia. Kami berharap bantuan ini, termasuk pendistribusian papan interaktif digital di Sumut, dapat segera digunakan secara maksimal oleh peserta didik dan pendidik,” jelas Abdul Mu’ti.
Menteri Abdul Mu’ti juga memaparkan secara rinci alokasi bantuan dari pemerintah pusat yang telah digelontorkan untuk Sumut dalam rangka program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan. Kedua program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah.
Untuk program revitalisasi pendidikan di Sumut, telah dialokasikan anggaran sebesar Rp852 miliar dengan sasaran sebanyak 897 satuan pendidikan. Sasaran tersebut terdiri dari 34 PAUD, 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 SMK, 11 SLB, serta 5 PKBM/SKB.
Selain itu, untuk mendukung pelaksanaan program digitalisasi pendidikan di Sumut, telah dibagikan sebanyak 1.778 unit papan interaktif digital. Perangkat ini akan digunakan untuk mendukung metode pembelajaran modern dan lebih menarik pada semester genap tahun ajaran 2025/2026.
Dengan berbagai upaya dan dukungan yang tersedia, diharapkan sektor pendidikan di Sumut dapat terus berkembang dan menghasilkan generasi muda yang siap bersaing serta berkontribusi pada kemajuan bangsa. D|Red-Hendra.
Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.








