“Ada rumah sakit bandal di Sumatera Utara ini, saya pingin cabut izinnya. Bandalnya luar biasa. Sekali lagi dia berulah cabut izinnya. Banyak sekali laporan dari masyarakat. Karena ulah satu rumah sakit, jadi rusak citra rumah sakit di Sumatera Utara ini,” tegas Bobby.
Menurutnya, satu fasilitas kesehatan yang bermasalah dapat merusak reputasi seluruh rumah sakit di provinsi tersebut, sehingga pengawasan dan evaluasi akan terus diperketat.
Sementara itu, Ketua Umum PERSI Bambang Wibowo mendorong rumah sakit mengadopsi teknologi terbaru untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, serta memastikan tidak ada penolakan pasien karena alasan biaya.
Ketua PERSI Wilayah Sumut Syaiful Munawar Sitompul menambahkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan untuk rekam medis dan manajemen rumah sakit penting dilakukan, sekaligus menegaskan kesiapan PERSI menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program Universal Health Coverage. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






