KTNA Digandeng, Bobby Jaga Pangan Sumut

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bobby Nasution menerima audiensi pengurus KTNA Sumut di ruang kerjanya, Lantai 10 Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (10/2/2026). Foto: Ist.

Bobby Nasution menerima audiensi pengurus KTNA Sumut di ruang kerjanya, Lantai 10 Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (10/2/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, mengajak organisasi Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sumut untuk bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga pasokan komoditas pangan. Prioritas utama adalah memenuhi kebutuhan pangan di dalam provinsi Sumatera Utara.

Ajakan ini disampaikan Gubernur Bobby Nasution saat menerima audiensi pengurus KTNA Sumut di ruang kerjanya, yang terletak di Lantai 10 Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Medan, pada Selasa (10/2/2026). Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah pengurus KTNA Sumut, termasuk Ketua KTNA Sumut, Purnama Dewi Daulay, Sekretaris Sartono Amnas, serta jajaran pengurus lainnya.

KTNA Sumut Siap ‘Go Nasional’, Bobby Nasution Beri Dukungan Penuh

Dalam suasana dialog yang hangat, Gubernur Bobby Nasution menyambut baik rencana KTNA Sumut untuk berpartisipasi dalam Pertemuan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke-XVII yang akan diselenggarakan di Provinsi Gorontalo pada bulan Juni mendatang. Ia juga memberikan dukungan penuh terhadap kehadiran perwakilan Sumut untuk menampilkan produk-produk unggulan pangan. Selain itu, pemerintah provinsi juga akan memberikan bantuan operasional bagi para peserta yang akan berangkat ke Gorontalo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentunya kami mendukung agar bagaimana KTNA ini bisa sejalan dengan program Pemerintah Provinsi (Sumut), soal pertanian dan perikanan. Apalagi lahan kita banyak yang potensial untuk bisa dikembangkan sebagai lahan pertanian, namun belum dikelola,” ujar Gubernur Bobby Nasution, yang didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Suprianto, Kepala Bapeg, Sutan Tolang Lubis, serta perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM, Unggul Sitanggang.

BACA JUGA:  APCS Jadi Ajang Promosi UMKM Sumatera Utara

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/bobby-nasution-soroti-rumah-sakit-bandal-di-sumut-ancam-cabut-izin-jika-kembali-berulah/

Namun, menurut Gubernur Bobby Nasution, ada pembahasan penting lainnya yang perlu menjadi perhatian bersama, yaitu bagaimana komoditas pangan yang dihasilkan di Sumatera Utara mampu memasok dan memenuhi kebutuhan di dalam provinsi. Selain untuk memenuhi permintaan pasar, upaya ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas harga agar tidak memicu inflasi, seperti yang sempat terjadi pada komoditas cabai merah.

“Ya kita harus menjadikan hasil produksi pangan (khususnya pertanian) prioritasnya di dalam provinsi. Jangan hanya karena alasan harga, lalu kita jual ke provinsi lain. Namun bukan berarti kita tidak mau membantu daerah lain, tetapi jangan sampai masyarakat kita di sini sendiri kesulitan mendapatkan barangnya, sementara produksinya di sini,” jelas Bobby.

Selain itu, Gubernur Bobby Nasution juga memberikan apresiasi kepada kelompok tani, termasuk KTNA, yang telah memberikan kontribusi dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya budidaya hortikultura, serta upaya mendidik generasi muda agar tertarik menekuni sektor pertanian dan perikanan. Dengan demikian, program pemerintah dapat berjalan seiring dengan aspirasi petani dan nelayan serta mendorong peningkatan produksi pangan.

BACA JUGA:  Keputusan Pleno DPD KNPI Sumut, Ketua Harian dan Sekretaris Dipecat

Senada dengan itu, Ketua KTNA Sumut, Purnama Dewi Daulay, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur atas perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap pengembangan potensi produksi pangan, sehingga petani dan nelayan mendapatkan posisi prioritas dalam pembangunan.

Ia juga menjelaskan bahwa di beberapa daerah, KTNA Sumut tengah melatih ratusan anak muda dalam mengelola lahan pertanian dan perikanan. Oleh karena itu, pihaknya berharap pemerintah dapat menyediakan lahan potensial agar semakin banyak generasi muda memperoleh pendidikan langsung untuk menjadi petani atau peternak, sejalan dengan program Presiden dalam meningkatkan kesejahteraan melalui sektor tersebut.

“Kami terima kasih karena perhatian Gubernur yang antusias untuk bisa mengembangkan sektor pertanian dan perikanan. Tentunya kita juga terus bergerak dan berkolaborasi bersama pemerintah provinsi,” pungkas Purnama. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Polres Tapteng Ditangkap Terlibat Edar Narkoba, Simpan 204 Gram Sabu di Mobil dan Positif Pakai
Dua Begal Pelajar di Binjai Ditangkap, Aksi Sadis Ayunkan Parang hingga Rebut Motor dan HP
Bapenda Sumut Gelar Gebyar Pajak Bermasalah, Perlu Evaluasi Transparansi dan Legalitas
Banjir Rendam Sekolah di Tebingtinggi, KBM Diliburkan Sementara
Kecelakaan Maut di Tol JMKT: Bus Halmahera Terbalik, Empat Nyawa Melayang
Wakajati Sumut Ingatkan Jajaran Jaga Integritas, Pertahankan Kepercayaan Publik
Indonesia Juara Bertahan di Grup A Bersama Vietnam, Myanmar dan Timor Leste
Hadirkan LPS di Medan, Bobby Nasution: Bangun Kepercayaan Masyarakat agar Uang Aman

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:14 WIB

Oknum Polres Tapteng Ditangkap Terlibat Edar Narkoba, Simpan 204 Gram Sabu di Mobil dan Positif Pakai

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:43 WIB

Dua Begal Pelajar di Binjai Ditangkap, Aksi Sadis Ayunkan Parang hingga Rebut Motor dan HP

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bapenda Sumut Gelar Gebyar Pajak Bermasalah, Perlu Evaluasi Transparansi dan Legalitas

Senin, 11 Mei 2026 - 17:48 WIB

Banjir Rendam Sekolah di Tebingtinggi, KBM Diliburkan Sementara

Senin, 11 Mei 2026 - 16:36 WIB

Kecelakaan Maut di Tol JMKT: Bus Halmahera Terbalik, Empat Nyawa Melayang

Berita Terbaru