Bupati Aceh Timur Dukung Penyusunan Dokumen VSA

- Penulis

Rabu, 23 September 2020 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Timur H Hasballah HMThaib menggelar rapat gunakan program VSA

Bupati Aceh Timur H Hasballah HMThaib menggelar rapat gunakan program VSA

IDI- Mediadelegasi: Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mendukung penuh program penyusunan dokumen Verified Sourcing Area (VSA) atau Area Komoditas Terverifikasi di daerahnya. Apalagi dalam penyusunan dokumen tersebut ikut didukung dan difasilitasi Forum Konservasi Leuser (FKL) dan Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (IDH).

“Program VSA atau Area Komoditas Terverifikasi sangat membantu daerah dalam upaya mengembangkan model area atau wilayah sumber penghasil produksi komoditas berkelanjutan dengan pendekatan wilayah hukum,” kata Bupati Aceh Timur H Hasballah HMThaib, melalui Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Timur T Reza Rizki SH MSi, dalam FGD Penyusunan Dokumen VSA Secara Virtual, di Aula Setdakab Aceh Timur, Rabu (23/9).

Diharapkan, nantinya dapat memberikan arah membangun ekonomi sekaligus meningkatkan proteksi hutan dan melibatkan masyarakat dalam pengembangan komoditas yang bertanggungjawab.

BACA JUGA:  Enam Bulan di Tahanan Thailand, 51 Nelayan Aceh Disambut Pemkab Atim

“Kedepan kita harap bisa membangun ekonomi sekaligus meningkatkan proteksi hutan dan melibatkan masyarakat dalam pengembangan komoditas yang bertanggungjawab,” katanya.

Beberapa jenis tanaman yang tidak disukai gajah antara lain merica, cengkeh, sere wangi, sere dapur, vanili, jerenang, jeruk, salak, madu dan jenis komoditas lainnya.

“Jenis-jenis ini tidak membutuhkan lahan yang luas tetapi nilai ekonominya sangat tinggi dan perlu dikembangkan di Aceh Timur,” sebutnya.

Di sisi lain, pemerintah juga komit dalam memperbaiki ekonomi rakyat dan perlindungan terhadap hutan dan satwa, serta pemulihan ekosistem hutan.

“Melalui pendekatan ini tentu pekebun kecil dengan para pembeli di tingkat nasional dan internasional yang berkomitmen untuk membeli produk komoditas berkelanjutan, sehingga rantai pasok menjadi lebih pendek dan biaya transaksi menjadi lebih efisien dan keuntungan petani dapat lebih tinggi,” tutur T Reza Rizki. D|Ach-78

BACA JUGA:  Wakil Walikota Marzuki Hamid Lantik Empat Pejabat Eselon II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem Perpanjang Status Darurat Aceh Hingga Januari
Gelembung Gas Ditemukan Pasca Banjir Nagan Raya
Jusuf Kalla: Pengibaran Bendera GAM Hanyalah Luapan Emosional, Seorang Pria Diduga Provokator Diamankan
Aceh Terima Uluran Tangan dari Malaysia untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor
Jaksa Agung: 27 Perusahaan Diduga Kontribusi Banjir Bandang Sumatera Akibat Alih Fungsi Lahan
28 Persen Sentimen Negatif Terkait Banjir Sumatera-Aceh, DIR: Berpotensi Jadi Krisis Kepercayaan
Kolaborasi TNI-Komdigi Pulihkan Infrastruktur Komunikasi di Aceh
Fokus Trauma Healing Anak-Anak, BNI Salurkan Bantuan Tanggap Darurat di Aceh

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:05 WIB

Mualem Perpanjang Status Darurat Aceh Hingga Januari

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:33 WIB

Gelembung Gas Ditemukan Pasca Banjir Nagan Raya

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:54 WIB

Jusuf Kalla: Pengibaran Bendera GAM Hanyalah Luapan Emosional, Seorang Pria Diduga Provokator Diamankan

Senin, 29 Desember 2025 - 11:20 WIB

Aceh Terima Uluran Tangan dari Malaysia untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor

Jumat, 26 Desember 2025 - 15:41 WIB

Jaksa Agung: 27 Perusahaan Diduga Kontribusi Banjir Bandang Sumatera Akibat Alih Fungsi Lahan

Berita Terbaru