Menyinggung alat pengering jagung, bupati berharap alat pengering jagung tersebut dapat membantu petani dalam proses pengeringan jagung agar mempunyai nilai jual yang tinggi.
Berikutnya, dengan adanya alat penggiling kopi, bupati juga berharap akan tercipta brand Kopi di Simalungun. “Kita juga mau produk kopi yang ada di Simalungun ini diuji kelayakannya dan kualitasnya sehingga kita memiliki nilai jual dan mampu bersaing dengan produk kopi daerah lain,” sebutnya.
Sebelumnya Ketua Panitia A Sinaga menyampaikan bahwa acara launching tersebut dilaksanakan atas inisiatif orang yang peduli terhadap pembangunan di Simalungun. “Kami melihat banyak aset Simalungun. Dikarenakan ada dasar ingin membangun di Simalungun, kami mencoba membuat tempat ini (rest area-red) lebih bermanfaat seperti tujuan awal tempat ini dibangun. Kami juga meminta kepada masyarakat untuk ikut mengembangkan tempat ini agar ada geliat ekonomi di Simalungun atas ini,”ujar A Sinaga.
Acara itu juga dihadiri anggota DPRD Saidah Purba, Junita Veronika Munthe, Radikalmen Saragih dan Jarusdin Sinaga. Jajaran Pemkab yang hadir antara lain Asisten Ekbang Ramadhani Purba, Kadis Pertanian Ruslan Sitepu, Kadis Hampang Robert Pangaribuan, Kadis Pariwisata Fikri Fanani Damanik, Kadis Koprasi Maruli Tambunan, Sekretaris Dinas Perindag Eva S Tambunan, Camat Purba, Bagun Siregar, Ketua Forum UMKM Rakyat dr Perma Saragih dan Dirut PD Argo Madear Darma Sipayung. D|Red