Buset…! Mau Bungkam Berita, Impun Gunakan Tangan Preman

Medan-Mediadelegasi: Gawat… di era keterbukaan informasi begini, masih ada saja upaya oknum pejabat negara yang merasa hidup di zaman Kuda Gigit Besi, adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan (Kakan Kemenag Medan) Impun Siregar yang coba bungkam wartawan lewat tangan preman.

Kring, kring, kring, suara seluler kru Media Delegasi dipanggil oleh nomor tak dikenal, yang belakangan diketahui adalah BT salahsatu preman tersohor di Kota Medan. “Dimana kau dek, bisa kita jumpa malam ini di komplek jajanan malam Multatuli,” tanya, suara pria itu dari seberang seluler, kemarin.

Menyambut  ajakan yang tak biasanya itu lewat seluler tentunya sedikit mengundung tandatanya. “Apa petunjuk bang, apa kira-kira pembicaraan bang,” jawab kru Mediadelegasi memastikan jadwal dan agenda pertemuan.

Bacaan Lainnya

Menanggapi pertanya itupun BT menjawab datar. “Tak ada, sudah lama kita tak ketemu ngopi-ngopi dulu kita, oke ya..” ungkapnya gamblang. Namun mengingat tak punya masalah dan urusan yang fatal serta sebelumnya juga sudah kenal, ajakan itupun diaminkan jurnalis.

Tapi anehnya, saat pertemuan di jajanan Multatuli, Kakan Kemenag Kota Medan sudah berada di situ. Tak ayal kedatangan kru jurnalis pun langsung disambut BT. “Macem mananya kau, bang Impun ini abang kita,” celutuknya kepada jurnalis.

Menanggapi itu, kru Jurnalis pun meluruskan persoalan. “Iya bang, kebijakan pak Impun ini, diduga tak sesuai dengan aturan yang berlaku. Ada pengurus Yayasan yang sah tapi orang-orang di luar pengurus Yayasan yang malah seperti dilegalkan mengurusinya,” jawab jurnalis mengklarifikasi persoalan.

Tak pelak Impun Siregar itupun menampik, dengan menyoal balik Yayasan Amal dan Sosial Mamiyai Al-Ittihadiyah tersebut. “Itu Yayasan kondisinya masih sengketa di pengadilan, jadi kami putuskanlah pihak Zulkifli Siregar yang menjalankan roda yayasan,” dalihnya mirip seperti pernyatannya di berita Mediadelegasi sebelumnya.

Pos terkait