DPR Diharap Telusuri Dugaan Penyimpangan Sewa Lahan Eks PTPN II

Jumat, 4 April 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu komplek perumahan mewah yang didirikan di atas lahan eks PTPN II. Foto: ist

Salah satu komplek perumahan mewah yang didirikan di atas lahan eks PTPN II. Foto: ist

Medan-Mediadelegasi:  Kalangan aktivis di Sumatera Utara (Sumut) berharap kepada Komisi VI DPR RI agar segera turun tangan  menelusuri  praktik sewa maupun penjualan lahan PT Perkebunan Nusantara (PTPN)  II di Kabupaten Deli Serdang yang diduga dilakukan secara ilegal.

“Kami berharap kepada Komisi VI DPR RI setelah mengungkap praktik sewa lahan PTPN VIII,  juga turun ke Sumatera Utara untuk membongkar kasus serupa di PTPN II,” kata Koordinator Gerakan Rakyat Berantas Korupsi  (Gerbrak),  Saharuddin, di Medan, Kamis (3/4).

Harapan yang sama juga disampaikan Walikota Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Tebing Tinggi Ratama Saragih, Ketua Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (LKLH) Sumut Indra Minka dan Direktur MATA Pelayanan Publik Abyadi Siregar.

Sebagai informasi, PTPN II telah berubah menjadi PT Perkebunan Nusantara I Regional 1 setelah bergabung dengan PTPN I pada akhir tahun 2023.

Menurut Saharuddin,  sikap pro aktif jajaran Komisi VI  DPR RI sangat dibutuhkan untuk mengungkap masifnya dugaan praktik sewa dan alih fungsi lahan eks PTPN II yang telah dihapus bukukan tersebut.

BACA JUGA:  John Robert Simanjuntak Menolak Eksekusi Tanah dari PN Medan

Pihaknya menduga praktik sewa lahan bekas perkebunan yang sebelumnya dikelola  PTPN II seperti di Kecamatan Percut Sei Tuan, Labuhan Deli dan Tanjung Morawa melibatkan campur tangan oknum-oknum pejabat tertentu di perusahaan BUMN itu.

Di lahan tersebut, lanjutnya, telah berdiri ribuan unit rumah mewah dan komplek pertokoan dengan dilengkapi berbagai sarana dan pusat rekreasi yang dibangun oleh perusahaan pengembang  yang bernaung di bawah PT Ciputra Development Tbk.

Di bekas lahan PPTPN II, perusahaan properti  ini telah mengembangkan bisnisnya dengan membangun komplek perumahan mewah, di antaranya Citra Land Gama City.

Dari 1.623,19 hektar lahan HGU PTPN II, kata Sabaruddin,  seluas 488,21 hektar telah disewakan kepada pihak ketiga.

“Ironisnya, sebelum komplek pertokoan dan perumahan mewah itu di bangun, PTPN melalui anak usahanya PT NDP telah menggusur rakyat yang telah puluhan tahun bermukim di kawasan tersebut,” ujar Saharuddin.

BACA JUGA:  Rebutan Lahan eks PTPN II, Dua Mobil Dibakar

Mencermati  dugaan penyimpangan pengelolaan lahan PTPN II tersebut, Saharuddin bersama para aktivis reforma agraria lainnya berharap permasalahan maupun konflik lahan milik negara itu bisa segera dituntaskan melalui prinsip transparansi dan berkeadilan dengan melibatkan Komisi VI DPR RI.

Sebelumnya, anggota Komisi III DPR RI Dr Hinca IP Panjaitan XIII SH MH ACCS telah meminta kerja sama pengelolaan 8 ribu hektar lahan HGU milik PTPN II  dihentikan.

Legislator asal daerah pemilihan Sumut  III ini meminta, pemerintah memeriksa kembali kelengkapan surat dan syarat-syarat kerjasama PTPN II Persero melalui anak perusahaannya PT Nusa Dua Propertindo (NDP) dengan PT Ciputra Development Tbk.

“Saya minta rencana ini dihentikan. Periksa lagi semua legalitas  surat-surat dan persyaratan lainnya. Selama ini terjadi pembiaran atas lahan-lahan yang sangat luas sehingga tak bermanfaat,” ujarnya. D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Berita Terbaru