Danau Toba Siap Jadi Primadona Pariwisata Dunia dengan Program Strategis 2026

- Penulis

Jumat, 7 November 2025 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi : Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama pemerintah kabupaten/kota di kawasan Danau Toba terus berkolaborasi untuk memperkuat posisi Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Nasional.

Penguatan ini diwujudkan melalui penyusunan berbagai program strategis yang akan dijalankan pada tahun 2026. Program-program ini meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan infrastruktur yang memadai, serta penyediaan fasilitas penunjang pariwisata yang lengkap dan modern.

Hal ini terungkap dalam rapat virtual (zoom meeting) yang dipimpin langsung oleh Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan. Rapat tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang mengikuti jalannya rapat dari Kantor Gubernur Sumut di Medan pada hari Kamis, 6 November 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Bobby menyampaikan bahwa Pemprov Sumut telah memenuhi empat rekomendasi dari UNESCO terkait pengembangan Geopark Danau Toba. Rekomendasi tersebut meliputi Warisan Geologi, Warisan Lainnya, Visibility dan Kemitraan, serta Konten Tiga Bahasa.

“Ini merupakan tindak lanjut dari rapat 22 Juli 2025 tentang Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas Danau Toba,” ujar Bobby.

BACA JUGA:  Eksploitasi Hutan Disinyalir Penyebab Bencana Alam di Kawasan Danau Toba

Upaya peningkatan visibilitas Geopark Danau Toba dilakukan melalui berbagai cara, seperti pembangunan papan penunjuk arah yang jelas, pemasangan papan informasi yang informatif, serta penyediaan fasilitas umum yang memadai seperti toilet yang bersih dan nyaman. Selain itu, Pemprov juga terus memperkuat kerja sama lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah di kawasan Danau Toba.

Bobby menambahkan, strategi penguatan tahun 2026 juga akan difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM pariwisata melalui Pelatihan Sertifikasi Guide Geowisata (Interpreter Geotourism) bagi 50 peserta di kawasan Danau Toba. Selain itu, juga akan dilakukan pengembangan infrastruktur dan fasilitas pendukung seperti papan petunjuk arah, fasilitas umum, dan sarana wisata lainnya.

Tidak hanya itu, Pemprov Sumut juga akan menyusun Detail Engineering Design (DED) Amphiteater di Samosir, Masterplan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Danau Toba, serta memberikan dukungan anggaran bagi Badan Pengelola Geopark. Semua ini dilakukan untuk menciptakan sinergi lintas sektor dalam pengembangan kawasan pariwisata secara berkelanjutan.

Untuk meningkatkan promosi wisata, Pemprov Sumut juga akan menggelar berbagai event internasional, di antaranya Festival Danau Toba (Aquabike World Championship dan F1H2O), Trail of the Kings by UTMB, IMT-GT Geopark Travel Pattern Famtrip and Workshop, serta Familiarization Trip bekerja sama dengan agen perjalanan dalam dan luar negeri.

BACA JUGA:  Mendesak Keseriusan BP GKT Membangun Kepercayaan Unesco

Sementara itu, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pentingnya komitmen dari seluruh pihak agar rencana program dapat berjalan dengan lancar dan berkelanjutan. “Rapat ini bertujuan untuk mensinergikan aspek energi dalam rencana induk pariwisata serta mendorong terwujudnya pariwisata berkelanjutan berbasis energi hijau,” ujarnya.

Luhut juga menekankan perlunya memastikan kesiapan daerah dalam mendukung pengembangan kawasan Danau Toba, termasuk pasokan listrik yang stabil, ketersediaan air bersih yang mencukupi, transportasi yang memadai, akomodasi yang nyaman, serta kebersihan lingkungan yang terjaga.

“Perhatikan bagaimana tingkat kebersihannya. Terkait hambatan dan tantangan lainnya, DEN akan membantu semaksimal mungkin,” tegasnya. Rapat tersebut juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Injourney, serta seluruh pemerintah daerah di kawasan Danau Toba. D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wilmar Simandjorang Berjuang Selamatkan Danau Toba: ‘Ini Bukan Sekadar Lingkungan, Ini Budaya!'”
Ironi Danau Toba: Promosi Wisata Gencar, Pelestarian Terabaikan

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 13:55 WIB

Danau Toba Siap Jadi Primadona Pariwisata Dunia dengan Program Strategis 2026

Selasa, 23 September 2025 - 12:15 WIB

Wilmar Simandjorang Berjuang Selamatkan Danau Toba: ‘Ini Bukan Sekadar Lingkungan, Ini Budaya!'”

Jumat, 19 September 2025 - 19:22 WIB

Ironi Danau Toba: Promosi Wisata Gencar, Pelestarian Terabaikan

Berita Terbaru