Labusel-Mediadelegasi: Oknum K3 di salah satu Perusahaan Swasta yang berdomisili di Bukit Tujuh Torgamba akhirnya dilaporkan ke Polres Labuhanbatu karena diduga telah menghina salah seorang wartawan, dengan menyebut nama kemaluan dan nama binatang, terkait pemberitaan.
Oknum K3 tersebut yang berinisial SP (40) mendadak marah-marah dengan menelepon dan kemudian mengirimkan pesan-pesan yang diluar etika manusia, dengan menyebut wartawan tersebut dengan nama binatang dan nama kemaluan melalui pesan WhatsApp.
Hal itu dilakukan diduga setelah membaca berita terkait adanya unggas yang mati dan rumput disekitar Perusahaan swasta di Bukit Tujuh Torgamba.
“Aha do maksudmu on kon**l (Apa maksud kau ini Kon**i) maen2 kau sama anak pasaran….??? Dimana kujumpai kao bodat…aku ngomong itu an pribadi ya keong bkn atas nama pt biang…Kucari kau an pribadi… Woi bujanginammm (kemaluan mamak kau), Denni bianggggg ( Denni Anj**g), kucari kau atas nama pribadi,” tulis oknum K3 tersebut.
Perlu diketahui, hal itu bermula adanya informasi dari seorang sumber mengatakan diduga ada tumpukan pupuk di dalam sebuah lubang di lapangan atau ancak div enam perusahaan swasta, dan terdapat genangan air, dan unggas yang mati dipinggir lubang tersebut.
“Saya dan rekan saya SSL (40) melihat ada tumpukan pupuk bang di dalam lobang di ancak kebun sawit perusahaan, serta digenangi air dan terlihat ada unggas yang mati dan rumput disekitarnya masak atau layu,” ungkap sumber tersebut