Manama-Mediadelegasi: Sebuah rudal pertahanan udara jenis MIM-104 Patriot missile system milik Amerika Serikat dilaporkan menghantam kawasan permukiman warga di Manama, Bahrain pada Minggu (8/3/2026) malam. Insiden tersebut diduga terjadi akibat gangguan teknis pada sistem rudal saat berusaha mencegat serangan udara.
Rudal Patriot Diduga Alami Gangguan Sistem
Media televisi Irak, Rudaw, melaporkan bahwa rudal Patriot tersebut mengalami kesalahan sistem atau error sehingga gagal mengenai target yang seharusnya dicegat.
Serangan udara yang dimaksud dilaporkan berasal dari drone yang diduga diluncurkan dari Iran dalam rangkaian ketegangan militer yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Sejumlah video yang direkam warga setempat kemudian beredar luas di media sosial dan menjadi viral. Rekaman tersebut memperlihatkan rudal Patriot terbang rendah dari titik peluncuran sebelum akhirnya menghantam area permukiman.
Dalam video tersebut terlihat rudal meluncur dengan kecepatan tinggi namun kehilangan arah tidak lama setelah diluncurkan. Beberapa detik kemudian terdengar ledakan keras ketika rudal menghantam kawasan perumahan.
Akibat insiden tersebut, setidaknya 10 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Korban yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca Juga : https://mediadelegasi.id/mojtaba-khamenei-resmi-menjadi-pemimpin-tertinggi-baru-iran/
Pemerintah Bahrain menyatakan tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi warga serta mengamankan area yang terdampak ledakan.
Sementara itu, sebelumnya Ministry of Health Bahrain melaporkan bahwa sedikitnya 32 orang mengalami luka-luka akibat serangan rudal dan drone yang terjadi di Distrik Sitra pada malam yang sama.
Dari jumlah tersebut, empat orang dilaporkan mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Sistem pertahanan udara Patriot sendiri diketahui menjadi bagian dari sistem perlindungan militer yang ditempatkan di pangkalan United States Fifth Fleet yang bermarkas di Manama.
Pangkalan tersebut merupakan salah satu pusat operasi militer penting Amerika Serikat di kawasan Teluk yang berfungsi menjaga keamanan jalur pelayaran dan stabilitas regional.
Rudal pencegat dalam sistem Patriot dikenal memiliki teknologi canggih untuk menghancurkan target udara seperti rudal balistik dan drone. Setiap unit rudal pencegat bahkan memiliki nilai sekitar 4 juta dolar AS atau setara puluhan miliar rupiah. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.







[…] HARI INI Rotasi Besar Pejabat, Bobby Lantik Ratusan ASN Sumut Rudal Patriot AS Nyasar Hantam Permukiman di Manama Pasar Keuangan Indonesia Bergejolak, Rupiah Tembus Rp17.000 Pengusutan Suap CPO: Kejagung Geledah […]