Direktur PDAM Nyempil Gerindra, Pemprov Kecolongan

Direktur
Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Sumut, Ikrimah Hamidy (Kiri), Foto Bersama Kader Gerindra dan Ketua Partai Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo (Kanan), pada Acara HUT ke-18 Partai Gerindra di Gedung DPR/MPR RI Senayan pada 6 Februari 2026. Foto: Ist.

Semua kemungkinan menjadi bola liar setelah kehadiran Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Ikrimah Hamidy. Dikhawatirkan, ia diduga sengaja hadir karena ingin melakukan lobi-lobi anggaran.

“Apa sebenarnya tujuannya ini, kita juga sebagai warga negara khususnya warga Sumatera Utara juga harus patut tau dan curiga, karena dia pejabat publik yang juga digaji dari uang rakyat, uang kita-kita juga,” tutupnya.

Kehadiran Ikrimah dalam acara tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan dan spekulasi di kalangan masyarakat. Apakah ia masih memiliki afiliasi dengan Partai Gerindra? Apakah pengunduran dirinya dari partai hanya formalitas belaka? Apakah ada kepentingan tertentu di balik kehadirannya dalam acara tersebut?

Pihak-pihak terkait, termasuk Ikrimah Hamidy, Partai Gerindra, dan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, diharapkan dapat memberikan klarifikasi mengenai hal ini. Masyarakat berhak mengetahui kebenaran di balik kehadiran Ikrimah dalam acara HUT Partai Gerindra.

Transparansi dan akuntabilitas sangat penting dalam menjalankan pemerintahan dan mengelola BUMD. Pejabat publik harus menjunjung tinggi etika dan profesionalisme, serta menghindari konflik kepentingan.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan transparan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Masyarakat juga diharapkan dapat lebih kritis dan aktif dalam mengawasi kinerja pejabat publik dan BUMD. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Pos terkait