Menurutnya, sejauh ini vaksinasi terhadap anak masih tergolong lambat, sehingga perlu dipercepat.
“Saya melihat ada sikap yang biasa saja dari Kemendikbud, tidak dimasukkan dalam kebijakan cepat, terintegrasi atau mungkin mau mengubah SKB 4 menteri dan seterusnya itu belum ada,” ujar Syaiful.
Merespon hal tersebut, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi yang turut hadir dalam diskusi, mengatakan sudah ada rencana soal vaksinasi terhadap pelajar sekolah asrama.
“Tinggal nanti Dinas Kesehatan bekerja sama dengan pesantren tersebut, untuk kemudian menyelenggarakan vaksinasi ini untuk anak-anak usia 12-17 tahun,” ujar Nadia.
D-Red-cnn