Dua ASN di Aceh Ditangkap Densus 88 Terkait Dugaan Terorisme

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua aparatur sipil negara (ASN) di Aceh karena diduga terlibat jaringan terorisme, Selasa (5/8/2025). (Foto : Ist.)

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua aparatur sipil negara (ASN) di Aceh karena diduga terlibat jaringan terorisme, Selasa (5/8/2025). (Foto : Ist.)

Banda Aceh-Mediadelegasi : Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggegerkan Aceh dengan penangkapan dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat jaringan terorisme. Penangkapan ini terjadi pada Selasa (5/8/2025), dan telah dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto.

“Benar, ada dua ASN di Aceh yang ditangkap Densus 88 terkait terorisme,” ujar Joko, seraya menambahkan bahwa Polda Aceh hanya berperan dalam mengamankan lokasi penggeledahan. Ia belum dapat memberikan detail lebih lanjut terkait penangkapan tersebut.

Kedua ASN yang ditangkap masing-masing berinisial MZ alias KS (40) dan ZA alias SA (47). MZ, yang bekerja di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh, ditangkap di sebuah warung kopi di Banda Aceh. Sementara ZA, ASN di Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh, diamankan di sebuah showroom mobil di kawasan Batoh.

Penggeledahan juga dilakukan di sejumlah lokasi yang diduga terkait dengan aktivitas dan penyimpanan barang bukti terorisme. Joko menjelaskan bahwa detail informasi akan disampaikan setelah laporan resmi dari Kasatgaswil Aceh Densus 88 diterima.

BACA JUGA:  Di Deliserdang, Ratusan Kotak Amal Diamankan Densus 88

“Untuk detailnya, kami masih menunggu laporan dari Densus 88,” kata Joko. Ia menekankan bahwa proses hukum selanjutnya akan ditangani langsung oleh Densus 88.

Kesaksian dari seorang pekerja showroom mobil di kawasan Batoh memberikan gambaran dramatis tentang penangkapan ZA. Radi, pekerja tersebut, menceritakan bahwa tim Densus 88 tiba-tiba datang sekitar pukul 10.00 WIB dengan tiga mobil, dua Innova hitam dan satu Hilux.

“Mereka datang dengan senjata lengkap,” kata Radi, yang mengaku terkejut saat melihat kedatangan tim antiteror tersebut. Ia sedang menyapu lantai showroom saat kejadian berlangsung.

Tim Densus 88 menghabiskan sekitar tiga jam di showroom tersebut. Mereka melakukan penggeledahan menyeluruh, termasuk di lantai dua dan di dalam mobil yang digunakan ZA. Sejumlah barang disita, di antaranya cincin, pisau patah, dan parang yang biasa digunakan Radi untuk membersihkan rumput.

BACA JUGA:  Kepedulian Masyarakat Cara Efektif Tangkal Terorisme

“Mereka memeriksa semua ruangan, termasuk ruangan bos,” ujar Radi. Ia menambahkan bahwa ZA dibawa pergi tanpa diborgol dan berjalan seperti biasa.

Penangkapan ini menimbulkan kehebohan di kalangan masyarakat Aceh. Kejadian ini menjadi sorotan publik dan memicu berbagai spekulasi mengenai dugaan keterlibatan kedua ASN tersebut dalam jaringan terorisme.

Polri hingga saat ini masih merahasiakan detail informasi terkait motif dan jaringan terorisme yang diduga melibatkan kedua ASN tersebut. Proses investigasi dan penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap seluruh fakta dan jaringan yang terkait.

Publik menunggu penjelasan resmi dari Densus 88 terkait kronologi penangkapan, barang bukti yang disita, dan dugaan keterlibatan kedua ASN dalam jaringan terorisme. Kejelasan informasi ini diharapkan dapat meredam spekulasi dan memberikan gambaran yang lebih utuh tentang kasus ini. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution dan Muzakir Manaf Sepakat Kelola Bersama 4 Pulau

Berita Terkait

Rabu, 6 Agustus 2025 - 12:20 WIB

Dua ASN di Aceh Ditangkap Densus 88 Terkait Dugaan Terorisme

Rabu, 4 Juni 2025 - 15:16 WIB

Bobby Nasution dan Muzakir Manaf Sepakat Kelola Bersama 4 Pulau

Berita Terbaru