Enam Bulan di Tahanan Thailand, 51 Nelayan Aceh Disambut Pemkab Atim

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2020 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib saat membagi bingkisan kepada nelayan Aceh Timur bekas tahanan Thailand, di Pendopo Idi, Rabu (7/10). Foto:D|Ist

Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib saat membagi bingkisan kepada nelayan Aceh Timur bekas tahanan Thailand, di Pendopo Idi, Rabu (7/10). Foto:D|Ist

Sebagai bentuk perhatian, pemerintah Aceh Timur juga memberi bingkisan kepada nelayan Aceh Timur. “Kita memberi bantuan 5 juta rupiah dan sedikit bingkisan. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan agar para nelayan ini tetap menjaga protokol kesehatan walaupun mereka semuanya telah dikatakan negatif dari virus covid-19. ”Pun demikian tetap waspada dan jaga kesehatan serta tetap mengikuti protokol kesehatan saat berkumpul dengan keluarga dan aktivitas lainnya,” pinta bupati Rocky.

Untuk diketahui 51  nelayan tersebut ditangkap otoritas Thailand, 21 Februari 2020. Dua kapal yang ditumpangi yaitu  KM Perkasa Mahera dan KM Voltus ikut diringkus pihak Thailand. Atas keputusan  Raja Thailand mereka akhirnya mendapat amnesti. Saat tiba di Aceh Timur, para nelayan tersebut disambut dengan penuh rasa haru dari pihak keluarga. Hadir dalam kesempatan itu , Sekda Aceh Timur HM Ikhsan Ahyat SSTP MAP, para asisten, para staf ahli bupati,  Ketua DPRK Aceh Timur Tgk M Daud,  Ketua Satgas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Aceh Timur, Ashadi, para OPD terkait. D|Ach-78

BACA JUGA:  Misteri Kerangka di RSUD Cut Nyak Dhien: Jejak Tsunami 2004 Kembali Terkuak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem Perpanjang Status Darurat Aceh Hingga Januari
Gelembung Gas Ditemukan Pasca Banjir Nagan Raya
Jusuf Kalla: Pengibaran Bendera GAM Hanyalah Luapan Emosional, Seorang Pria Diduga Provokator Diamankan
Aceh Terima Uluran Tangan dari Malaysia untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor
Jaksa Agung: 27 Perusahaan Diduga Kontribusi Banjir Bandang Sumatera Akibat Alih Fungsi Lahan
28 Persen Sentimen Negatif Terkait Banjir Sumatera-Aceh, DIR: Berpotensi Jadi Krisis Kepercayaan
Kolaborasi TNI-Komdigi Pulihkan Infrastruktur Komunikasi di Aceh
Fokus Trauma Healing Anak-Anak, BNI Salurkan Bantuan Tanggap Darurat di Aceh

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:05 WIB

Mualem Perpanjang Status Darurat Aceh Hingga Januari

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:33 WIB

Gelembung Gas Ditemukan Pasca Banjir Nagan Raya

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:54 WIB

Jusuf Kalla: Pengibaran Bendera GAM Hanyalah Luapan Emosional, Seorang Pria Diduga Provokator Diamankan

Senin, 29 Desember 2025 - 11:20 WIB

Aceh Terima Uluran Tangan dari Malaysia untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor

Jumat, 26 Desember 2025 - 15:41 WIB

Jaksa Agung: 27 Perusahaan Diduga Kontribusi Banjir Bandang Sumatera Akibat Alih Fungsi Lahan

Berita Terbaru