Mandalasah Turnip juga menekankan bahwa geosite Samosir sebelumnya telah mendapatkan status “hijau” dari UNESCO, namun kini statusnya telah berubah menjadi “kuning”. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya bersama untuk mengembalikan status “hijau” tersebut. Turnip berharap bahwa dengan kolaborasi yang baik, masyarakat Samosir dapat merasakan manfaat dari pengelolaan geosite yang baik di masa depan.
Mandalasah Turnip juga mengharapkan kontribusi semua pihak dalam mengelola geosite Samosir. Dengan demikian, diharapkan bahwa geosite Samosir dapat dikelola dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Sebagai informasi, hasil revalidasi Geopark Kaldera Toba akan diajukan dan direkomendasikan ke badan khusus PBB yang berfokus pada kerjasama internasional di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan atau UNESCO pada Sidang UNESCO Global Geopark September 2025 di Chile.
Setelah itu, UNESCO akan memutuskan hasilnya dalam sidang di pertengahan tahun 2026. D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS






