Fokksa Ajak Masyarakat Samosir Dukung Revalidasi Geopark Kaldera Toba

Jumat, 11 Juli 2025 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus DPP Forum Keluarga Besar Samosir (Foksa) foto bersama usai melaksanakan rapat  membahas berbagai program kerja, di Medan, Jumat (11/7). Foto: Limbong.

Pengurus DPP Forum Keluarga Besar Samosir (Foksa) foto bersama usai melaksanakan rapat membahas berbagai program kerja, di Medan, Jumat (11/7). Foto: Limbong.

Medan-Mediadelegasi: Dewan Pengurus  Pusat Forum Komunikasi Keluarga Samosir (Fokksa) mengajak masyarakat di Kabupaten Samosir agar ikut mendukung penilaian ulang atau revalidasi Geopark Kaldera Toba,

Dukungan tersebut  perlu  dilakukan agar Geopark Kaldera Toba mendapat predikat “Green Card” dari yang sebelumnya “Yellow Card”.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum  DPP Fokksa Hotman Situmorang  kepada Mediadelegasi di Medan, Jumat (11/7, menjelang penilaian ulang atau revalidasi Geopark Kaldera Toba oleh tim UNESCO mulai 21 Juli hingga 25 Juli  2025.

Turut hadir dalam kesempatan itu, antara lain Ketua Dewan Pembina DPP Fokksa Ir. RE Siboro, Ketua Dewan Penasihat Drs. Bonar Gurning, Ketua Dewan Pakar Ir. Mandalasah Turnip, SH serta Ria Gurning dan Sekjen Fokksa  Rudi Heriyanto  Manik, S. Pd.

“Untuk mempertahankan status Geopark Kaldera Toba diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak, termasuk masyarakat di Kabupaten Samosir,”  ujar Hotman.

Ditengah sisa waktu menjelang revalidasi,  menurut dia  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir perlu lebih gencar menyosialisasikan kepada masyarakat lokal tentang  pentingnya menjaga kelestarian Geopark Kaldera Toba, termasuk memaksimalkan penataan empat warisan geologi atau geosite di Samosir.

Empat geosite di Samosir yang termasuk dalam Geopark Kaldera Toba, yakni :

  1. Geosite Tele;
  2. Geosite Pusuk Buhit;
  3. Geosite Hutatinggi Sodihoni; dan
  4. Geosite Ambarita, Tuktuk, Tomok.
BACA JUGA:  Polres Toba Limpahkan Tahap II Tersangka JM dan Kawan-kawan pada Selasa

Fokksa menilai keberadaan  Geopark Kalder Toba beserta geosite-geositenya dalam keanggotaan UNESCO Global Geopark  bisa membawa dampak positif pada pariwisata,  ekonomi lokal, dan pelestarian lingkungan.

Oleh karena itu  kata Hotman, kesadaran masyarakat lokal terhadap  warisan geologi di kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia,  perlu terus ditingkatkan.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DPP Fokksa Ir. RE Siboro, M. Si mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam hal memperbaiki tata kelola Geopark Kaldera Toba sesuai dengan anjuran UNESCO.

“Kita tentunya juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Samosir bisa lebih maksimal melakukan berbagai langkah-langkah strategis dalam mempertahankan status Geopark Kaldera Toba,” ucap mantan Kepala Bappeda  Kabupaten Samosir ini.

Fokksa, sebut dia, pada prinsipnya saat ini sangat siap bergandengan tangan dengan Pemkab Samosir untuk mewujudkan percepatan pembangunan di wilayah itu.

Dikatakan RE Siboro, Fokksa saat ini turut merasa  prihatin dengan masalah pencemaran air Danau Toba serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sebagian wilayah Samosir.

Dalam pertemuan ini, Ketua Dewan Pakar Fokksa, Ir. Mandalasah Turnip, SH, mengharapkan agar semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan pemerintah di 7 kabupaten, berkolaborasi untuk mengelola geosite yang berada di kawasan danau toba terutama yang berada di Kabupaten Samosir. Hal ini bertujuan agar tim asesor dari UNESCO dapat melihat keseriusan masyarakat Samosir dalam mengelola geosite tersebut.

BACA JUGA:  648 Unit Huntap Siap Dibangun untuk Korban Bencana di Sumut

Mandalasah Turnip juga menekankan bahwa geosite Samosir sebelumnya telah mendapatkan status “hijau” dari UNESCO, namun kini statusnya telah berubah menjadi “kuning”. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya bersama untuk mengembalikan status “hijau” tersebut. Turnip berharap bahwa dengan kolaborasi yang baik, masyarakat Samosir dapat merasakan manfaat dari pengelolaan geosite yang baik di masa depan.

Mandalasah Turnip juga mengharapkan kontribusi semua pihak dalam mengelola geosite Samosir. Dengan demikian, diharapkan bahwa geosite Samosir dapat dikelola dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Sebagai informasi,  hasil revalidasi Geopark Kaldera Toba akan diajukan dan direkomendasikan ke badan khusus PBB yang berfokus pada kerjasama internasional di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan atau UNESCO pada Sidang UNESCO Global Geopark September 2025 di Chile.

Setelah itu, UNESCO akan memutuskan hasilnya dalam sidang di pertengahan tahun 2026. D|Red

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Sekadar Rayakan HUT Golkar, Maruli Siahaan Hadirkan Kepedulian untuk 200 Pejuang Kehidupan di Medan
BPK Bongkar Masalah Beton Lapangan Merdeka Medan, Rp27,83 Miliar Jadi Sorotan
Miliaran Rupiah untuk BBM, BPK Temukan Masalah di Dishub Medan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Zulham Efendi Minta Pemko Medan Sigapi Teror Buaya Muara di Siombak
Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa
Satu Barisan Lawan Narkoba, Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Polda Sumut
HUT ke-62 Golkar: Andar Amin Harahap Pimpin Ziarah di TMP Medan
BMKG: 1.297 Titik Panas Terdeteksi, Sumatera Paling Banyak, Asap Menyebar Luas
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Tak Sekadar Rayakan HUT Golkar, Maruli Siahaan Hadirkan Kepedulian untuk 200 Pejuang Kehidupan di Medan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:40 WIB

BPK Bongkar Masalah Beton Lapangan Merdeka Medan, Rp27,83 Miliar Jadi Sorotan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Miliaran Rupiah untuk BBM, BPK Temukan Masalah di Dishub Medan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Zulham Efendi Minta Pemko Medan Sigapi Teror Buaya Muara di Siombak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa

Berita Terbaru

Pengurus BWI Perwakilan Deli Serdang  Periode 2026-2029 usai dilantik Bupati Deli Serdang, Senin (2/11). Foto: dok-bwi-ds

Kabupaten Deli Serdang

BWI Deli Serdang Didorong Kembangkan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:26 WIB