Sulawesi Tenggara-Mediadelegasi: The Father Of Rerstorative Justice yang selama ini dialamatkan kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin, ternyata mampu menyebar ke sejumlah satuan kerja Kejaksaan RI.
Bagi pimpinan satker Kejaksaan Negeri, penyematan sebagai Bapak RJ juga diberikan kepada pimpinan satker Kejari, khususnya dalam penegakan hukum humanis, dalam penerapan Keadilan Restoratif.Gelar Bapak Restorative Justice patut disematkan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kendari, Sulawesi Tenggara, Ronald Hasiolan Bakara, SH. MH. Kok bisa ?
Sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kendari, Ronald Hasiolan Bakara selama ini mampu mengimplementasikan visi-misi Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam penerapan Keadilan Restoratif.Hati nurani Ronald Hasiolan Bakara SH, MH, selaku Kepala Kejaksaan Negeri Kendari berbicara kala mendapati pelimpahan berkas perkara pidana ringan. Kejari Kendari menerapkan Keadilan Restoratif dalam penghentian penuntutan perkara pidana ringan.
Didasari komitmen menghadirkan Kejaksaan Profesional, Berintegritas dan Humanis, Kejaksaan Negeri Kendari mengusulkan penghentian penuntutan berdasarkan Keadilan Rstoratif atas 1 (satu) berkas perkara pidana ringan kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin di Jakarta.Tersangka Indrawansyah dari Kejaksaan Negeri Kendari, yang disangka melanggar Pasal 378 KUHP tentang Penipuan subsidair Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.