Kasus Vina Cirebon Viral, Jokowi Minta Kapolri Kawal Total dan Transparan

Jumat, 31 Mei 2024 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi didampingi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengunjungi panen padi sekaligus gerakan olah tanah dan percepat tanam di hamparan persawahan yang diairi Bendung Daerah Irigasi Gumbasa, Kabupaten Sigi.

Presiden Jokowi didampingi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengunjungi panen padi sekaligus gerakan olah tanah dan percepat tanam di hamparan persawahan yang diairi Bendung Daerah Irigasi Gumbasa, Kabupaten Sigi.

Jakarta-Mediadelegasi: Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons pertanyaan wartawan mengenai kasus pembunuhan Vina Cirebon yang kini viral. Ia meminta kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk terus mengawal mengusut secara transparan.
“Tanyakan kepada Kapolri saya sudah sampaikan agar kasus itu betul-betul dikawal dan transparan, terbuka semuanya tidak ada yang perlu ditutup-tutupi,” kata Jokowi di Pasar Lawang Agung, Sumatera Selatan, Kamis (30/5/2024).

Seperti yang diketahui kasus pembunuhan remaja Vina Dewi Arsita (16) kini kembali bergilir. Polisi sudah menetapkan 8 tersangka.Terbaru pihak kepolisian telah menangkap satu orang yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2016 lalu yakni Pegi Setiawan.

Polda Jawa Barat menegaskan bahwa tak ada lagi DPO pembunuhan Vina dan Eky usai Pegi alias Perong ditangkap. Sebab, total tersangka ada sembilan orang bukan sebelas.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Mencetak Rekor Tertinggi, Tembus US$111.000

“Pelu saya tegaskan, tersangka semua bukan sebelas tapi sembilan sehingga DPO hanya satu,” kata Dirkrimum Polda Jabar Kombes Surawan mengutip detikJabar, Minggu (26/5/2024).

Ia menerangkan hanya Pegi yang saat ini masih buron, sedangkan tersangka lainnya sudah diadili dan menjalani hukuman penjara.D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB