Gelar Melayu Serumpun ke-8: Ajang Pameran Kebudayaan

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengunjung Antusias Saksikan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) Ke-8 Yang Digelar Pemko Medan di Halaman Istana Maimun, Jalan Brigjen Katamso, Jumat, 23 Mei 2025 (Sumber Dinas Kominfo Kota Medan).

Pengunjung Antusias Saksikan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) Ke-8 Yang Digelar Pemko Medan di Halaman Istana Maimun, Jalan Brigjen Katamso, Jumat, 23 Mei 2025 (Sumber Dinas Kominfo Kota Medan).

Medan-Mediadelegasi : Guyuran hujan tidak menyurutkan antusias dan semangat pengunjung untuk menyaksikan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) ke-8 yang digelar Pemko Medan di halaman Istana Maimun, Jalan Brigjen Katamso, Jumat (23/5/2025). Di hari ketiga ini, berbagai penampilan ragam kesenian dan tarian dari para delegasi menarik perhatian dan membuat pengunjung terpukau.

Terpantau di lokasi, meskipun kegiatan Gelar Melayu Serumpun dimulai pukul 20:00 Wib, namun para pengunjung dari berbagai kalangan sudah mulai berdatangan sejak pukul 18:00 Wib. Mereka dengan teratur masuk ke dalam tenda dan memilih tempat duduk yang telah disediakan.

Di malam tersebut, delegasi dari negara Singapura menjadi peserta yang pertama tampil di panggung Gemes. Kemudian delegasi lainnya baik dari Indonesia maupun luar negeri juga menampilkan kesenian dan tarian mereka. Dari berbagai delegasi yang tampil, penampilan delegasi asal India cukup menarik perhatian pengunjung.

Banyak diantara pengunjung beranjak dari tempat duduk untuk menyaksikan seni tari khas negara India yang dikenal dengan Bollywoodnya. Selain itu mereka juga tampak merekam momen tersebut dengan kamera handphone masing-masing.

Kemeriahan dan keseruan Gemes ke-8 ini dirasakan seluruh pengunjung yang hadir. Menurut Lilis, salah seorang pengunjung, acara ini sangat seru dan mewah, serta bermanfaat bagi generasi muda dan gen Z.

BACA JUGA:  DPRD Medan Endus Kebocoran PAD dari Parkir Ilegal di Jalan Nibung, Dishub Disorot

Lilis juga mengapresiasi adanya peserta dari luar negeri karena masyarakat dapat mengetahui kebudayaan mereka dan sebaliknya. “Adanya peserta dari luar negeri itu bagus karena selain mereka dapat mengetahui kebudayaan kita dan kita juga dapat mengetahui kebudayaan mereka,” ujar Lilis.

Disamping menyaksikan penampilan tarian dari para delegasi, Lilis juga menikmati aneka sajian kuliner dari pelaku UMKM Kota Medan. Menurutnya, makanan dan minuman disini sangat enak dan murah.

Masyarakat lainnya menilai perhelatan Gemes bermanfaat dan kreatif. Seperti yang diungkapkan Mitha yang datang bersama keluarganya. Menurutnya, Gemes ini kegiatan yang bermanfaat dan kreatif khususnya untuk generasi muda agar mengetahui adat istiadat termasuk kebudayaan Melayu.

Mitha juga menyebutkan bahwa penampilan delegasi India sangat disukainya karena tarian yang dibawakannya dicampur tradisional dengan modern. “Untuk makanan disini juga enak-enak, termasuk makanan tradisional khas Melayu rasidah, Rasanya kalau kata orang Melayu sedap,” ujarnya.

Kemeriahan dan keseruan Gemes ke-8 ini tidak akan terlupakan bagi para pengunjung yang hadir. Acara ini tidak hanya menampilkan kesenian dan tarian, tetapi juga mengenalkan kebudayaan Melayu dan kebudayaan lainnya dari berbagai negara.

BACA JUGA:  Pameran UMKM di MTQN Medan Ramai Pengunjung

Pengunjung Gemes ke-8 ini datang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Mereka semua menikmati kemeriahan dan keseruan acara ini dengan cara yang berbeda-beda.

Kualitas acara Gemes ke-8 ini sangat tinggi dan profesional. Penampilan para delegasi sangat memukau dan membuat pengunjung puas.

Gemes ke-8 dapat dikatakan sukses karena telah menampilkan kesenian dan kebudayaan yang sangat beragam. Acara ini juga dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap kebudayaan Melayu dan kebudayaan lainnya.

Pengunjung dan masyarakat memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia Gemes ke-8 karena telah menyelenggarakan acara yang sangat sukses dan berkualitas.

Gemes ke-8 akan selalu diingat oleh para pengunjung dan masyarakat karena kemeriahan dan keseruannya yang tidak terlupakan. Acara ini juga akan menjadi contoh bagi acara-acara lainnya yang akan diselenggarakan di masa depan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Gelar Melayu Serumpun ke-8: Ajang Pameran Kebudayaan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB