Dalam pernyataan yang sama disebutkan bahwa pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran akan segera digelar. Proses negosiasi itu akan dimediasi oleh pemerintah Pakistan dalam beberapa hari ke depan.
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, sebelumnya menyampaikan bahwa gencatan senjata sementara diharapkan dapat berlaku segera untuk membuka jalan bagi proses diplomasi yang lebih luas.
Meski demikian, Israel secara tegas menolak memasukkan Lebanon dalam kesepakatan gencatan senjata dua pekan tersebut. Sikap ini menjadi salah satu perbedaan pandangan dengan proposal yang diajukan pihak Iran.
Dalam sejumlah tuntutan yang diajukan Teheran kepada Washington, Iran meminta agar wilayah Lebanon dan Yaman turut dimasukkan dalam cakupan penghentian serangan. Hal itu berarti operasi militer terhadap kelompok proksi Iran di wilayah tersebut harus dihentikan.
Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan pihaknya siap memulai perundingan dengan Amerika Serikat pada Jumat mendatang di Islamabad. Pertemuan tersebut dipandang sebagai momentum penting untuk meredakan ketegangan regional yang terus meningkat. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.







