Gencatan Senjata Dua Pekan Israel Dukung Trump Sementara

Rabu, 8 April 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu disebut mendukung gencatan senjata AS-Iran dengan sejumlah syarat strategis. Foto: Ist.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu disebut mendukung gencatan senjata AS-Iran dengan sejumlah syarat strategis. Foto: Ist.

Tel Aviv-Mediadelegasi: Pemerintah Israel akhirnya menyatakan sikap terkait keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengusulkan gencatan senjata selama dua pekan dalam ketegangan dengan Iran. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu disebut mendukung langkah tersebut dengan sejumlah syarat strategis.

Restu Bersyarat Israel Atas Gencatan Senjata Dua Pekan

Pernyataan resmi disampaikan oleh kantor perdana menteri Israel pada Rabu (8/4/2026). Dalam pernyataan itu, pemerintah Israel menegaskan dukungannya terhadap kebijakan Washington untuk menghentikan sementara serangan militer, namun menuntut komitmen langsung dari Iran.

Israel menilai penghentian konflik hanya bisa dilakukan jika Iran lebih dahulu menghentikan serangan terhadap Israel, Amerika Serikat, serta negara-negara lain di kawasan Timur Tengah. Langkah tersebut juga diharapkan dapat menurunkan ketegangan yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Selain itu, Israel meminta Iran membuka kembali jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz. Jalur ini merupakan salah satu rute distribusi minyak paling vital di dunia sehingga stabilitasnya sangat berpengaruh terhadap keamanan energi global.

BACA JUGA:  PM Malaysia Anwar Ibrahim Kecam Keras Tindakan Israel Terhadap Armada Bantuan Gaza: Pelanggaran Hukum Internasional

Menurut pernyataan tersebut, Israel mendukung keputusan Trump untuk menangguhkan operasi militer terhadap Iran selama dua minggu. Namun dukungan itu bersifat bersyarat, yakni Iran harus segera menghentikan serangan terhadap kepentingan Amerika Serikat, Israel, dan negara-negara sekutu di kawasan.

Pemerintah Israel juga menyatakan dukungan terhadap langkah Amerika Serikat yang bertujuan mengakhiri ancaman nuklir, program rudal balistik, serta jaringan kelompok bersenjata yang selama ini dituduhkan terkait dengan Iran.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/gencatan-senjata-as-iran-trump-redam-gejolak-di-hormuz/

Washington disebut telah memberi jaminan kepada Israel bahwa upaya diplomasi yang akan dilakukan tetap mengarah pada tujuan tersebut. Komitmen itu menjadi bagian dari kesepakatan strategis antara AS, Israel, dan sejumlah sekutu regional lainnya.

Dalam pernyataan yang sama disebutkan bahwa pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran akan segera digelar. Proses negosiasi itu akan dimediasi oleh pemerintah Pakistan dalam beberapa hari ke depan.

BACA JUGA:  Negara-Negara Arab-Muslim Bersatu Mengecam Serangan Israel ke Qatar

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, sebelumnya menyampaikan bahwa gencatan senjata sementara diharapkan dapat berlaku segera untuk membuka jalan bagi proses diplomasi yang lebih luas.

Meski demikian, Israel secara tegas menolak memasukkan Lebanon dalam kesepakatan gencatan senjata dua pekan tersebut. Sikap ini menjadi salah satu perbedaan pandangan dengan proposal yang diajukan pihak Iran.

Dalam sejumlah tuntutan yang diajukan Teheran kepada Washington, Iran meminta agar wilayah Lebanon dan Yaman turut dimasukkan dalam cakupan penghentian serangan. Hal itu berarti operasi militer terhadap kelompok proksi Iran di wilayah tersebut harus dihentikan.

Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan pihaknya siap memulai perundingan dengan Amerika Serikat pada Jumat mendatang di Islamabad. Pertemuan tersebut dipandang sebagai momentum penting untuk meredakan ketegangan regional yang terus meningkat. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok
Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026
Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki
Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 150 Orang, Ratusan Wisatawan Asing Hilang
24 Agustus 2006: Pluto Resmi Dihapus dari Daftar Planet Tata Surya, Sejarah yang Masih Memicu Perdebatan
Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Belasungkawa Korban Gempa NTT
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:11 WIB

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 11:50 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok

Rabu, 2 September 2026 - 12:03 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup

Berita Terbaru