Medan-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara resmi mengajak seluruh lapisan masyarakat maupun para pelaku usaha di wilayahnya untuk turut menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ajakan tersebut disampaikan agar setiap pihak bersedia memberikan data dan informasi yang dibutuhkan secara jujur dan benar, guna menjamin kualitas hasil pendataan yang akurat.
Partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan data yang benar dinilai sangat penting dan strategis. Sebab, hasil pendataan yang akurat akan menjadi dasar utama bagi pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan yang benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan nyata di lapangan.
Ajakan sekaligus seruan Gubernur Bobby Nasution itu disampaikan saat menerima kedatangan tim petugas Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Kerja Gubernur Sumut, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kedatangan para petugas tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pendataan yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia.
Para petugas yang mengenakan seragam rompi bertuliskan “Petugas Sensus Ekonomi 2026” tampak melaksanakan tugasnya dengan tertib, yaitu melakukan pendataan sekaligus verifikasi informasi terkait kondisi sosial ekonomi. Kehadiran mereka di lingkungan kedinasan sekaligus menjadi contoh nyata bahwa pelaksanaan sensus menyasar berbagai elemen, termasuk di lingkungan pemerintahan sendiri.
Pendata lapangan yang bertugas pada kesempatan tersebut, Muhammad Riza Fakhrulrizqi, mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Gubernur Bobby Nasution secara lengkap dan terperinci. Materi yang ditanyakan mencakup identitas anggota keluarga, pekerjaan utama, kondisi tempat tinggal, hingga kepemilikan usaha yang bersangkutan.
Bobby Nasution sendiri menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang sedang berlangsung. Ia berharap hasil pendataan nantinya dapat menjadi referensi yang andal bagi pemerintah dalam mengambil berbagai keputusan kebijakan. Dukungan menyeluruh dari masyarakat dan pelaku usaha, menurutnya, adalah kunci agar pendataan ekonomi nasional ini berjalan secara optimal.
“Kami berharap agar masyarakat menyambut sensus ekonomi ini, dan memberikan informasi yang dibutuhkan,” pungkas Bobby Nasution mengakhiri pesannya, menegaskan kembali pentingnya kerja sama dan keterbukaan warga saat petugas datang melakukan pendataan.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara, Asim Saputra, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum yang sangat penting untuk memotret kondisi dan perkembangan dunia usaha secara menyeluruh di wilayah Sumatera Utara maupun secara nasional.
“Data yang dikumpulkan akan memberikan gambaran mengenai struktur, karakteristik, aktivitas, serta perkembangan berbagai kegiatan usaha di Indonesia, termasuk di Provinsi Sumut,” ujar Asim menjelaskan ruang lingkup dan manfaat besar yang akan diperoleh dari hasil pendataan tersebut bagi pemetaan potensi ekonomi daerah.
Lebih lanjut Asim menyampaikan, data yang terkumpul nantinya akan menjadi pijakan strategis bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam memetakan struktur usaha dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus menyusun kebijakan pembangunan nasional yang lebih terarah dan tepat sasaran.
Ia juga menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 secara khusus bertujuan memotret struktur, karakteristik, dan perkembangan berbagai kegiatan usaha sebagai dasar perencanaan kebijakan pemerintah. Terkait keamanan data, Asim menjamin bahwa setiap informasi yang diberikan kepada BPS dijamin keamanan dan kerahasiaannya serta dilindungi oleh Undang-Undang Statistik.
Perlu diketahui, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Melalui partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha, BPS berharap dapat memperoleh data yang lengkap, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mendukung perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih terarah dan bermanfaat bagi kemajuan bersama. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Miranda
Editor : Alan







