Medan-Mediadelegasi: H Hasan Basri Sagala MSi memohon doa, dukungan dan pilihan dari warga di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut II pada Pemilu 14 Februari 2024. “Banyak hal terkait kepentingan masyarakat dapat kita perjuangkan secara langsung, setelah berhasil duduk di DPR RI nantinya,” tekad Hasan Basri, putra kelahiran Kotapinang, Labuhanbatu Selatan (Labusel) ini kepada wartawan, Rabu (31/1).
Hasan Basri Sagala mengajak bersama membangun masa depan yang lebih baik, bersatu untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat. “Bersama kita bisa mewujudkan perubahan yang kita inginkan. Saya memohon dukungan dan pilihannya untuk mewakili dan berjuang bagi kepentingan bersama di tingkat legislatif,” ujarnya.
Buah perkawinan Abdul Roni Sagala dan Fatimah Harahap, 10 Juni 1977 ini berkomitmen untuk menjadi suara warga dari Kabupaten Dapil Sumut II, (Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Padanglawas Utara, Padanglawas, Tapanuli Utara, Tapauli Tengah, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Sibolga, Padangsidimpuan, Humbang Hasundutan, Samosir, Toba Samosir, Gunung Sitoli, Nias, Nias Utara, Nias Selatan, dan Nias Barat).
“Bersama rakyat kita mendorong kebijakan yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan pembangunan ekonomi guna menciptakan masa depan yang lebih baik bagi kita semua,” sebut suami Linda Sahfitri Hasibuan ini.
BACA JUGA:
Bawaslu Diminta Sosialisasi Hasil Pengawasan Pilkada
Menurut alumni IAIN Sumut dan master jebolan Universitas Indonesia ini, memilih PDI Perjuangan sebagai rumah pengabdiannya, karena telah terbukti sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan, demokrasi dan kesejahteraan rakyat. “Dengan komitmen kuat terhadap nilai-nilai tersebut, PDI Perjuangan menjadi pilihan yang tepat untuk mencapai perubahan positif dalam pembangunan negara kita,” ujarnya.
Dia pun menyebutkan, PDI Perjuangan merupakan partai yang mewakili aspirasi wong cilik dengan memperjuangkan keadilan sosial, kesetaraan, dan kesejahteraan bagi semua lapisan masyarakat. “Bersama sama kita membangun Indonesia yang inklusif dan adil untuk semua,” ungkapnya optimis.
Menurut Hasan Basri Sagala yang juga Tenaga Ahli Menag Yaqut Cholil Qoumas dan Komisaris Independen PT VAI ini, tindakan nyata lebih berarti daripada sekadar janji.
“Saya berkomitmen untuk membuktikan dedikasi dengan kerja keras dan keputusan yang transparan, bukan hanya kata-kata manis yang terlontar tanpa bukti nyata,” tegasnya.
Mengenal Hasan Basri
Matang pengalaman, dalam dunia kerja di tengah iklim organisasi besar Indonesia, Hasan Basri Sagala merasa terpanggil untuk ikut dalam kontestasi politik Pemilu 2024. Dia pun memohon doa, dukungan dan pilihan sebagai Caleg DPR RI dari Dapil Sumut II, PDI Perjuangan Nomor urut 7.
Aktifis muda bernaung dengan payung Nahdlatul Ulama (NU) ini lumayan lama mengexplore kreativitasnya membangun bangsa. Menabulasi kebutuhan kader dan masyarakat Sumatera Utara, memperjuangkannya di level pemerintahan tingkat pusat.
Peluang dan kesempatan itu menjadi lebih mudah baginya karena kecerdasan dan kemampuannya memosisikan diri sebagai abdi bangsa dalam menyuarakan kebutuhan masyarakat provinsi kelahirannya.
Tak berlebihan, jika motivasinya menebar kebaikan, meraih kemanangan. Bagi Hasan Sagala, setiap insan harus senantiasa berbuat baik untuk tujuan yang hakiki, mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Motivasi ini tertanam sejak Sagala kecil bersekolah di SDN No. 112224 Kotapinang, di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Islamiyah Kotapinang. Selanjutnya melanjutkan ke SMPN 1 Kotapinang dan MTs Islamiyah Kotapinang secara bersamaan, menunjukkan menunjukkan kecintaanya dengan ilmu sebagai pelita dalam kehidupan.
Alumni SMAN 1 Kotapinang ini pun menatap disiplin keilmuan Agama menjadikan Fakultas Ushuluddin, Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAINSU), kini UINSU sebagai pilihannnya.
Pengalaman berorganisasi di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) membuat Hasan Basri Sagala matang pengalaman dan memahami motivasinya menebar kebaikan, dalam meraih kemanangan untuk kesejahteraan masyarakat.
Memburu ilmu pengetahuan bagai tiada henti. Setelah berhasil mengantongi ijazah S1 IAINSU, dia pun memberanikan diri menapakkan kaki di Ibukota Jakarta. Memilih kuliah mengambil gelar masternya di Pascasarjana Universitas Indonesia (UI).
Interaksi membangun komunitas membuat jaringan Hasan Sagala semakin mantaf. Menebar kebaikan, secara perlahan menuai kemenangan, mendapat amanah menjadi Tenaga Ahli Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Komisaris Independen PT VAI.
Di tengah kesibukannya, Hasan Basri Sagala harus membagi waktu mengurusi organisasi yang mempercayai dirinya.
Sebagai Kasatkornas Banser, Ketua PP GP Ansor, Ketua PB PMII, Sekretaris LTM PBNU, Wakil Sekretaris BPET MUI Pusat dan Wakil Ketua Umum Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) Pusat.
Doa, dukungan dan pilihan semoga mampu menghantarkannya ke kursi legislatif di Senayan, Jakarta. Sehingga dia mampu berbuat lebih maksimal untuk kepentingan rakyat Sumatera Utara, khususnya Kotapinang kampung kelahirannya. D|marulias







Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?